“Caffeine Gravity” : Interpetasi Orange Dive Tentang Kafein, Wanita, dan Bunga Sakura
Sumber foto: Diambil dari rilisan pers Orange Dive
Single “Caffeine Gravity” sengaja mengambil waktu produksi pada Maret hingga April, bertepatan dengan musim semi di Jepang. Selain itu, lagu ini merupakan proyek kolaborasi antara Orange Dive dan Rudye dari L.Y.O.N
A Condition where you feel like you are asleep but also awake ata the same time.
You are caught between dream and reality.
You feel as if you’re floating and dancing with gravity.
And you can’t get enough of it.
Paragraf di atas adalah gambaran bagaimana single ketiga dari Orange Dive yang berjudul “Caffeine Gravity” ini berkisah tentang seseorang yang terjebak diantara mimpi dan realita; antara kafein, seorang wanita, dan bunga sakura yang berguguran.
Rafael Surya sebagai penulis lagu mencurahkan semua pengalamannya selama di Tokyo melalui lagu berjudul “Caffeine Gravity” ini. “Perasaan melayang dan menari bersama gravitasi,” ungkapnya dalam isi siaran persnya. Diakui pula olehnya jika single “Caffeine Gravity” sengaja mengambil waktu produksi pada Maret hingga April, bertepatan dengan musim semi di Jepang. Selain itu, lagu ini merupakan proyek kolaborasi antara Orange Dive dan Rudye yang meleburkan unsur rock dengan city pop.
Orange Dive sendiri merupakan group rock yang terdiri dari Audi Cabrio (gitaris, produser serta penulis lagu) dan Rafael Surya (vokalis, penulis lagu dan desainer). Sedangkan Rudye sendiri saat ini tergabung dalam grup musik L.Y.O.N. dan tercatat pernah tergabung bersama Killing Me Inside juga Revara. Single Caffeine Gravity sudah bisa disimak melalui layanan musik digital, melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)