Gandeng Dua Vokalis Perempuan, Sun Grass Roots Rilis “Sunset Boulevard”
Foto didapatkan dari rilisan pers Sun Grass Roots
Selain menjadi ‘peluru’ dalam melesatkan karyanya ke permukaan, lagu “Sunset Boulevard” juga dihadirkan menarik karena melibatkan nama Sarah Saputri dan vokalis band Harra, Asilah Andreina sebagai kolaborator di lagu ini.
Sekali lagi kota Bandung melahirkan band potensial, kali ini datang dari kolektif musik bernama Sun Grass Roots. Seakan meneruskan tradisi kota ini sebagai ‘lumbung’ musik, Sun Grass Roots dengan ragam pola kreasi seru musiknya hadir dengan sebuah single berjudul “Sunset Boulevard”. Selain menjadi ‘peluru’ dalam melesatkan karyanya ke permukaan, lagu ini juga dihadirkan menarik karena melibatkan nama Sarah Saputri dan vokalis band Harra, Asilah Andreina sebagai kolaborator di lagu ini.
Berdiri sejak April tahun 2019 lalu, Sun Grass Roots yang digawangi oleh Yuhka Sundaya (gitar), Nopan Riefanto (drum) dan Dani Irjayana (bass dan synth) ini mengetengahkan aransemen musik yang mengarah pada set ringan nan renyah dengan sisipan neosoul dan low beat serta groovy yang kental di debut singlenya ini. Bisa di bilang masuk ke ranah Pop-R&B namun dengan kadar eklektik yang ajeg dan matang.
Meski memiliki latar belakang berbeda dengan ragam pekerjaan dari mulai akademisi bidang ekonomi, graphic designer, hingga music producer tidak menjadikan chemistry ketiganya kurang erat, dan sebaliknya, menjalani lebih kurang satu tahun bermusik membuat ketiganya menemukan ‘rumah’ untuk menuangkan ragam ide dan kreasi seru atas nama musik.
Untuk lagu “Sunset Boulevard” sendiri diakui oleh mereka jika lagu ini berkisah tentang sebuah perenungan, di mana dengan sensivitas imajinya mereka menyajikan garis cerita monolog tentang masa lalu dan kemunculannya yang datang secara tiba-tiba. “Killing time riding slow saat sunset atau matahari terbenam di ufuk barat menyajikan lansekap yang menyenangkan dan menenangkan, disaat yang sama muncul ingatan-ingatan “masa lalu”,” ujar Nopan sang pembuat lirik. Secara terperinci lagu “Sunset Boulevard” sendiri dimulai dengan kalimat tanya untuk komunikasi langsung dengan jiwa yang sedang tenang untuk menerawang pada masa lalunya yang “dianggap terbaik” dalam sejarah hidupnya.
Ditambahkan pula oleh Nopan jika lirik lagu ini ditulis ketika mengendarai motor dengan kecepatan lambat, berhadapan dengan terbenamnya matahari. Menurut dia hal tersebut menjadi satu kenikmatan tersendiri, terlebih bagi yang pernah mengalaminya secara langsung. Lepas dari suasana sore yang melenakan mata, hal tersebut juga dapat membeli makna dari sejarah hidup masing-masing, yang pada akhirnya tidak akan pernah ada yang sama satu sama lain, ujarnya dalam siaran pers.
Sebagai tambahan, diakui oleh mereka jika single “Sunset Boulevard” pada awalnya sempat akan berakhir menjadi lagu instrumental sebelum akhirnya Sun Grass Roots mendapatkan isian suara yang tepat untuk menyenandungkannya. “Setelah aransemen lagu tanpa vokal selesai, kami mulai memikirkan siapa yang akan menyanyikannya. Kami yang belum banyak berinteraksi dengan musisi tentu kebingungan. Sampai akhirnya pilihan kami jatuhkan kepada Sarah Saputri dan Asilah Andreina,” ujar Yuhka Sundaya.
Lagu yang merupakan ciptaan bersama para personil Sun Grass Roots ini direkam di Escape Studio Bandung. Untuk polesan akhir audio atau mixing dan mastering mereka juga menunjuk engineer handal sekaligus pemilik studio bersangkutan bernama Muhammad Rizal.
“Sunset Boulevard” telah tersedia di berbagai gerai digital music seperti Spotify, iTunes, YouTube music dan lain sebagainya. Video lirik dari “Sunset Boulevard” juga sudah dapat disaksikan di kanal YouTube resmi band terhitung tanggal rilis. Simak cuplikan lagunya melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)