Hiruk-Pikuk Percintaan Oslo Ibrahim Tertuang dalam Single "Another Heartbreak"
Setelah terus mengalami kegagalan dalam pendekatan asmara, Oslo Ibrahim memilih menumpahkan keresahannya dalam karya musik terbarunya. Single bertajuk “Another Heartbreak” menjadi rilisan ketiga sekaligus single kedua Oslo di tahun 2024. Mengangkat tema kelelahan emosional karena cinta yang tak berbalas, lagu ini dikemas dengan nuansa yang unik: menyedihkan namun tetap terdengar menyenangkan.
Menggandeng Rendy Pandugo sebagai produser sekaligus pengisi gitar akustik, “Another Heartbreak” menghadirkan pendekatan baru dalam diskografi Oslo. Untuk pertama kalinya, Oslo mencoba menggabungkan aransemen full band dengan sentuhan gitar akustik, menciptakan lapisan bunyi yang kaya namun tetap intim. Ini menjadi langkah berbeda dari rilisan-rilisan sebelumnya, mempertegas evolusi musikalnya.
Nuansa “happy sad song” yang menjadi ciri khas Oslo kembali dihadirkan dengan kuat di lagu ini—musik ceria yang justru membungkus lirik patah hati. Menariknya, Oslo juga mengaku terinspirasi dari dua karya visual yang cukup ikonik dalam dunia romansa modern: film “500 Days of Summer” dan serial “How I Met Your Mother”. Kedua referensi ini membentuk tone naratif lagu, menjadikannya terasa sangat relatable bagi mereka yang pernah berada di titik letih karena cinta.
“Another Heartbreak” tak hanya menjadi ekspresi jujur Oslo soal hubungan, tetapi juga bagian dari perjalanan besarnya di tahun 2024 menuju perilisan album penuh. Dengan lagu ini, Oslo ingin mengubah persepsi publik bahwa dirinya bukan hanya seorang content creator di platform digital. Melalui musik, ia ingin memperkuat identitasnya sebagai musisi yang serius dan terus berkarya.
“Gue masih berkarya dan akan selamanya berkarya,” tegas Oslo—sebuah pernyataan yang memperlihatkan dedikasi dan visinya dalam menapaki dunia musik lebih jauh, bahkan hingga ke panggung internasional.
Dengan kekuatan lirik, aransemen segar, dan jiwa yang jujur, “Another Heartbreak” adalah anthem baru bagi hati yang lelah namun masih ingin mencintai.
Comments (0)