Impunity Hadir Lebih Brutal di Single Anyarnya

Impunity Hadir Lebih Brutal di Single Anyarnya

Trio rock asal Bandung, Impunity, resmi menggebrak skena musik alternatif Indonesia lewat single mereka yang berjudul “Seberapa Harga Nyawa Manusia?”, dirilis pada awal Maret 2024. Band yang terbentuk di akhir 2023 ini beranggotakan Fauzi ‘Ajiw’ Akbar (bass, vokal), Hasbi Ilman (gitar, vokal), dan Agam Rachmawan (drum), dan membawa nafas musik fuzz rock/alternatif yang dibalut dengan pesan sosial yang tajam.

Lewat lagu debut ini, Impunity mengajak pendengarnya untuk merenungi nilai kehidupan manusia yang sering kali dianggap murah dalam berbagai tragedi kemanusiaan. Liriknya yang tajam menggugat sistem, relasi kuasa, kaburnya informasi, dan bentuk-bentuk kolonialisme modern—sekaligus menyoroti keadilan yang bias dan para pelaku kekerasan yang kerap lolos dari jeratan hukum.

Hasbi, selaku penulis lirik, mengungkapkan bahwa inspirasi lagu ini berasal dari tragedi genosida di Gaza serta sejumlah peristiwa kelam di Indonesia. “Kami banyak mengutip dari majalah-majalah investigasi, dan sebenarnya struktur lagunya sudah kami bentuk sejak 2019,” jelasnya. Ia menyebut Iwan Fals dan Jimi Jazz sebagai dua pengaruh utama dalam membangun narasi dan struktur musikal yang deskriptif dalam lagu ini.

Lebih lanjut, Hasbi menyitir tulisan Zen RS yang mengutip Milan Kundera: “Perjuangan manusia melawan kekuasaan adalah perjuangan melawan lupa.” Bagi Impunity, lagu ini adalah bentuk perlawanan terhadap lupa, terhadap budaya impunitas yang mengikis kepekaan publik atas ketidakadilan yang berulang.

Secara musikal, Fauzi ‘Ajiw’ menjelaskan bahwa proses kreatif dimulai dari ide mentah Hasbi yang kemudian mereka eksplorasi bersama di studio. “Awalnya jamming bareng, cari-cari part yang pas, sampai akhirnya terbentuk lagu utuh. Pas masuk ke studio, beberapa bagian kami ubah lagi supaya lebih playable,” ujarnya. Sentuhan produksi diberikan oleh Royrexter, sosok penting dari band Andes Fellas, yang memberikan nuansa tambahan mulai dari shoegaze hingga rock yang lebih ekspansif.

“Seberapa Harga Nyawa Manusia?” menjadi pijakan awal menuju EP pertama Impunity yang rencananya akan dirilis pertengahan 2024. Bagi band ini, karya debut mereka bukan hanya representasi musikal semata, tapi juga manifesto sikap terhadap dunia.

“Melalui single ini kami ingin merekam ingatan dan memijakkan kaki lebih serius ke dunia musik. Kami memasukkan banyak referensi pribadi, mulai dari Sex Bob-Omb dari Scott Pilgrim, Panbers, Interpol, sampai Ty Segall,” tutup Hasbi.

Dengan semangat menyuarakan kebenaran melalui distorsi dan dentuman drum, Impunity membuka langkah awalnya dengan penuh amarah, refleksi, dan harapan.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner