Intimidasi Visual Nan Provokatif dari Doomnation Lewat Video Klip

Intimidasi Visual Nan Provokatif dari Doomnation Lewat Video Klip "Purge"

Berbagai ide dari mini album Purge dirangkum dan disampaikan secara visual lewat video klip Doomnation.

Setelah jeda lumayan lama dari video klip pertama “The Conquering Tyrant”, akhirnya Band Doomnation mengeluarkan video klip terbaru. Band yang berada di bawah naungan label asal Bandung yaitu Omegawave Record meluncurkan video klip yang berjudul “Purge”, sesuai dengan tajuk mini album dari band ini yang juga berjudul Purge. Band yang beranggotakan Galva (vokal), Ray (gitar), Openx (gitar), Rey Elly (gitar), San (bass) dan Bozieuw (drums) mencoba memasukan berbagai ide dari mini album Purge agar benang merah dari mini album tetap dapat tersampaikan secara visual.

"Purge" sendiri merupakan judul lagu di track terakhir di mini album ini. Lagu itu coba divisualkan ke dalam bentuk klip, dengan penggambaran dari dua orang yang berbeda karakter sedang bertikai. Ada karakter yang digambarkan sedang bermain catur. Dari penuturan Doomnation sendiri, melalui rilis pers yang DCDC terima, karakter orang yang sedang bermain catur itu disimbolkan sebagai "Oknum Pemangku Kekuasaan", atau sebagai sosok dengan strata tertinggi dalam suatu jajaran pemerintahan, yang dimana dalam pengambilan keputusan seorang pemimpin ini selalu dipengaruhi bayang-bayang dari tokoh sentral. Anggap saja bahwa tokoh sentral ini mempunyai andil untuk menjadikan karakter tersebut seorang pemimpin dalam suatu rezim. Sehingga, dalam pengambilan keputusan pemimpin tersebut terkadang tidak mewaliki kepentingan rakyatnya, melainkan hanya kepentingan golongan tertentu saja.

Lalu, ada juga karakter berikutnya yaitu “Sang Penjagal” dimana karakter tersebut mempunyai sifat sadis dan selalu berada dalam berbagai situasi. “Sang Penjagal” yang digambarkan sebagai gerakan pemberontakan itu, lahir di saat situasi bangsa yang sangat tidak diperhatikan oleh “Oknum Pemangku Kekuasaan”. Maka, dengan kata lain kediktatoran karakter pemangku kekusaan tersebut yang melatarbelakangi lahirnya pergerakan pemberontakan untuk melakukan “Pembersihan” (Purge).

Selain penjelasan tentang dua karakter dalam video klip tersebut, dalam video klip ini juga Doomnation seakan memberikan intimidasi bunyi dalam bentuk visual. Beberapa penggambaran, yang secara teknis cukup memberi kesan “mencekam”, dengan paduan warna hitam putih dengan gradasi abu-abu, serta warna merah menyala, yang saling bergantian ketika dua karakter yang disebutkan di atas hadir dengan porsi masing-masing, dengan persona yang kuat.

Klip ini digarap oleh H-DOC, dengan proses pengerjaan yang memakan waktu kurang lebih dua bulan. Video klip yang juga menjadi video klip kedua dari Doomnation ini dirilis pada awal September 2017.

Foto: Doomnation Official

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner