Kisah Cinta Dalam Kampus Dituangkan Badai Sampai Sore di Single “RIKIRARA”
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Badai Sampai Sore
Riki yang selalu mengenakan baju putih dan Rara yang selalu mengenakan baju hijau ini, memang cukup mencuat di skena musik kampus, dan diangkat oleh salah satu personil BSS, Unay Okami untuk menuangkannya dalam lagu “RIKIRARA”
Kisah cinta, entah apapun medianya, mulai dari buku, film, hingga musik kerap menjadi primadona dengan sederet dinamika dan jalan ceritanya yang menarik untuk disimak. Satu hal yang juga diamini oleh kolektif musik asal Jakarta bernama Badai Sampai Sore (Selanjutnya ditulis BSS), yang merespon cerita perihal asmara lewat lagu terbarunya yang berjudul “RIKIRARA”.
Uniknya, kisah cinta ini diangkat dari cerita nyata di kampus mereka. Diakui oleh mereka jika kisah cinta remaja dunia kampus memang selalu menjadi isu hangat untuk diangkat menjadi sebuah karya seni, apalagi salah satu kampus yang melahirkan banyak seniman hebat Indonesia, Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Riki yang selalu mengenakan baju putih dan Rara yang selalu mengenakan baju hijau ini, memang cukup mencuat di skena musik kampus, dan akhirnya diangkat oleh salah satu personil BSS, Unay Okami untuk menuangkannya dalam lagu “RIKIRARA”.
Pada single terbaru BSS ini, untuk pertama kalinya Doys (bass) mengambil alih posisi sebagai lead vocal. Sedangkan Unay Okami (gitar, harmonika, vokal) menggantikan Doys di posisi backing vokal. Damar (kibor) tetap melenggakkan jemarinya pada keyboard, dan tentunya Rison (drum) tetap dengan pukulan dan beat drum khasnya.
Sedikit cerita tentang Badai Sampai Sore (BSS). Band ini terbentuk tahun 2013 di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) oleh mahasiswa-mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan. Walaupun garis besar genre band ini adalah pop, tetapi BSS juga memasuki unsur etnis di dalamnya, baik dari instrumen maupun skala nada. BSS sangat menjunjung tinggi tangga nada Sunda, Da Mi Na Ti La Da.
Nama Badai Sampai Sore sendiri diambil dari sebuah naskah drama berjudul “Badai Sampai Sore” karya Motinggo Busye. Saat itu, semua personil BSS baru saja menyelesaikan film pendek mereka dengan menggunakan naskah karya Motinggo Busye tersebut. Bosan bermain drama mereka pun mencoba untuk berkesenian dengan media lain, yaitu musik. Pada malam yang sama ketika mereka selesai syuting, tercetuslah nama Badai Sampai Sore sebagai band. Beberapa lagu berhasil mereka ciptakan, seperti salah satunya lagu “Jangan Marah Kalau Kubilang Kau Sakit Jiwa”, yang mereka daulat sebagai single. Melanjutkan pijakannya di ranah musik tanah air, mereka kemudian merilis lagu “RIKIRARA” sebagai single terbarunya. Penasaran dengan single baru dari BSS? Simak melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)