‘Laleilmanino Version’ : Kumpulan Lagu Laleilmanino yang Pernah Dibawakan Musisi Lain
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Laleilmanino
EP ‘Laleilmanino Version’ merupakan blessing in disguise, ditengah pencarian kesibukan pada masa pandemi dan banyaknya lagu baru yang harus dibuat untuk teman-teman musisi
Arya Aditya Ramadhya (Lale), Ilman Ibrahim (ilman), dan Anindyo Baskoro (Nino) atau Laleilmanino adalah ketiga sosok produser, pencipta lagu, sekaligus musisi yang sudah cukup dikenal. Mereka sudah banyak menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Terbukti dari dua tahun berturut-turut mereka memenangkan AMI Awards di beberapa kategori. Ini tentu menjadikan Laleilmanino sebagai trio yang dikenal secara luas, baik oleh penikmat musik maupun oleh para musisi-musisi di Indonesia. Tahun ini, Laleilmanino memberikan kejutan dengan dirilisnya EP perdana mereka yang diberi judul Laleilmanino Version.
EP berisikan empat buah lagu ciptaan mereka ini sempat dibawakan oleh musisi lain seperti diantaranya: “Rapsodi” yang sebelumnya dibawakan oleh JKT48, “Gemintang Hatiku” oleh Tiara Andini, “C.H.R.I.S.Y.E” oleh Eva Celia dan “Serenata Jiwa Lara” oleh Dian Sastrowardoyo. Mereka bertiga bercerita bahwa EP ini merupakan blessing in disguise, ditengah pencarian kesibukan pada masa pandemi dan banyaknya lagu baru yang harus dibuat untuk teman-teman musisi. Selain pencipta lagu, mereka bertiga juga merupakan penampil di band mereka masing-masing yang akhirnya melahirkan ide untuk membuat cover dari lagu mereka sendiri. Dipilihnya lagu dalam EP ini juga tidak mereka rencanakan, semua terjadi pada waktu yang terpisah dan tersebar selama awal pandemi. Lagu-lagu yang dipilih mempunyai tempat spesial di alam bawah sadar mereka.
Sebagian besar lagu-lagu di EP ini digarap sendiri oleh mereka bertiga, tapi mereka juga turut mengajak serta Jordi W untuk mengisi Trumpet, Dedi untuk mengisi Flute, dan sebuah kalimat sederhana oleh Reza Chandika.
Dengan dirilisnya EP Laleilmanino Version ini mereka ingin menyampaikan bahwa pencipta lagu atau produser tidak selalu harus di belakang layar. Mereka ingin membuktikan kalau kreativitas untuk sebuah lagu tidak berhenti disitu saja. Dengan versi baru ini, mereka ingin mengajak pendengar untuk jatuh cinta lagi ke lagu-lagu yang mereka pilih masuk ke dalam EP ini. Selain itu, dengan EP ini mereka juga ingin membuktikan bahwa masa sulit tidak akan bisa menghentikan langkah siapapun untuk berkarya dan memberikan yang terbaik.
Slogan yang selalu mereka pegang bersama yaitu “Semua Akan Indah Pada Lagunya”. Mereka akan terus menciptakan lagu-lagu, mereka tidak ingin memberikan banyak janji namun mereka meyakini bahwa karya-karya terbaru sudah pasti akan datang. Mereka berharap semoga lagu-lagu dari Laleilmanino juga dapat tumbuh menjadi banyak bentuk, layaknya EP Laleilmanino Version ini yang mampu memperkaya bentuk dari empat lagu ciptaan mereka. Simak Salah satu lagu yang terdapat dalam mini album mereka, “Rapsodi”.
Comments (0)