Lewat single ‘’Rumi’’, Indra Prasetya Siap Jadi Penenang Kaum Kalut
Foto didapatkan dari rilisan pers Indra Prasetiya
Diakui olehnya jika lagu ‘’Rumi’’ tercipta karena sosok Jalaludin Rumi lewat satu kutipan yang menarik perhatiannya, "Jangan berduka, yang hilang darimu akan kembali dalam wujud lain".
Dari penyiar kemudian menjadi penyanyi. Satu hal yang menjadi benang merah dari keduanya yakni dilatari oleh keinginan untuk bersuara. Mengamini jika musik punya sesuatu yang bisa bicara ‘lebih’, seorang penyiar radio asal semarang bernama Indra Prasetiya memutuskan untuk jadi penyanyi dan merilis karyanya ke permukaan. Indra yang dikenal dengan nama @omkolangkaling ini mencoba muncul ke permukaan lewat sebuah single berjudul ‘’Rumi’’.
Sedikit kilas balik tentang perjalanan bermusik Indra. Bukan satu hal yang baru, jauh sebelum dia memutuskan untuk bersolo karir musik sudah diakrabinya sejak dia tergabung di sebuah band bernama The Lastree pada tahun 2008, hingga pengembaraannya di dunia musik berlanjut di band Ready For The Weekend, sampai sempat mempunyai projek experimental yang bermain diranah (math-rock/post-rock) bernama Post Mortem Monologue.

Artwork untuk single ''Rumi'' (kredit tidak disertakan)
Kali ini, Indra hadir dengan balutan sound british dengan tendensi reverb dan ambient yang mendominasi serta manis yang dia jadikan treatment untuk musiknya. Tentang ‘’Rumi’’ sendiri, diakui olehnya jika lagu ini tercipta karena sosok Jalaludin Rumi lewat satu kutipan yang menarik perhatiannya, "Jangan berduka, yang hilang darimu akan kembali dalam wujud lain". Mendapat trigger dari kutipan tersebut kemudian Indra membedahnya lewat lirik, hingga meresponnya melalui kata-kata dan kalimat dalam lagunya.
Tidak sendirian, dalam mengenalkan lagu ini ke permukaan, Indra mengajak Danis Rismonita untuk merespon kekalutan lagu ini lewat terapan tarian dan merespon barang barang peninggalan. Berdua bersama Danis, Indra meyakinkan pendengar jika dirinya siap menjadi penenang kaum kaum kalut lewat lagu ini.
Comments (0)