Mengenang Zaman Warnet, Anarcute Rilis Lagu di 4shared!

Mengenang Zaman Warnet, Anarcute Rilis Lagu di 4shared!

Band pop punk asal Indonesia, Anarcute, kembali mencuri perhatian lewat rilisan terbaru mereka yang berjudul “Pesta Pura” — sebuah lagu dengan judul nyentrik, lirik getir, dan konsep promosi yang penuh nostalgia. Dirilis lebih dulu secara eksklusif di 4shared sejak 14 Agustus 2024, lagu ini baru akan hadir di platform streaming digital mulai 23 Agustus 2024.

Nama Anarcute sendiri sejak awal memang dikenal dengan permainan kata dan sentuhan humor sarkastik dalam identitasnya. Dari nama band yang merupakan plesetan "anarkis imut", hingga judul-judul sebelumnya seperti “Cintagram” dan album debut mereka Hope+ (dibaca "Hope Plus" atau "Hopeless"), mereka selalu berhasil menggabungkan ironi dan perasaan dengan gaya unik.

Dengan “Pesta Pura”, mereka melanjutkan tradisi tersebut — tidak hanya dalam judul, tetapi juga dalam cara merilis dan mempromosikannya. Lagu ini pertama kali bisa diunduh lewat 4shared, platform unggah file yang sempat berjaya di era 2000-an. Selain itu, mereka juga memanfaatkan visual promosi yang kental dengan nuansa distro lokal dan gaya video lirik khas era awal YouTube, memperkuat tema nostalgia Y2K yang diusung.

Namun di balik nuansa retro yang menyenangkan, lagu “Pesta Pura” membawa pesan yang justru kelam. Liriknya mengangkat kisah seseorang yang menutupi keterpurukan batinnya dengan pesta pora, alkohol, dan obat-obatan, seolah mencari kebahagiaan semu dari kehancuran batin.

“Dan aku tertawa, dengan semua luka. Semoga kelak ku lupa sedang pura-pura”

Lagu ini ditulis oleh Kery Astina, bassist sekaligus salah satu vokalis Anarcute. Menurut Kery, inspirasi utama dari lagu ini adalah pengamatan terhadap bagaimana manusia sering berusaha kabur dari rasa sakit dengan menumpuk distraksi, tanpa pernah benar-benar sembuh.

“Hal yang bikin kita makin terpuruk itu sebenarnya karena kita terus mengingat-ingat hal yang nyakitin kita. Dan karena gak bisa lupain itu, kita pura-pura bahagia terus, pakai cara yang kadang malah makin nyakitin diri sendiri,” ujar Kery.

“Pesta Pura” hadir sebagai gambaran kontras — musik yang terdengar ringan dan catchy, namun menyimpan kritik sosial dan refleksi personal tentang kesehatan mental, pelarian, dan rasa kehilangan. Dengan pendekatan lirik yang jujur dan produksi yang terasa hangat namun mengiris, Anarcute sekali lagi membuktikan bahwa mereka bukan hanya soal gimmick, tapi juga soal kedalaman.

Melalui lagu ini, Anarcute tidak hanya mengajak kita untuk mengingat masa lalu, tapi juga untuk merenungkan bagaimana cara kita menghadapi luka di masa kini. Sebuah pesta semu yang menyenangkan sekaligus menyedihkan — persis seperti realita yang sering kita pura-pura tertawakan.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner