Mengilas Balik ‘Keseruan’ Kota Bekasi Lewat Sebuah Catatan
Mencakup berbagai keseruan beberapa waktu lalu di ‘Samping Jakarta’, kedalam sebuah buku disertai satu kompilasi musik.
Beberapa waktu lalu, Kota Bekasi sempat merebut perhatian dibeberapa pihak tentang keberadaannya. Berbagai sudut pandang bermunculan menyikapi kota yang berprovinsi Jawa Barat itu. Mulai menyebutkan bahwa kota tersebut merupakan planet lain, hingga perlakuan bersifat ‘bulliying’ sempat menyita perhatian banyak orang tentang kota tersebut.
Disamping itu, beberapa tahun terakhir ada ‘keseruan’ di kota tersebut yang nantinya akan bermuara pada sebuah buku dan disertai dengan kompilasi cd berisikan 12 band dari sekitar Jakarta berjudul ‘Disamping Jakarta’. Proyek yang akan melahirkan sebuah buku dan rilisan fisik kompilasi ini diprakarsai oleh dua pihak. Satunya merupakan seni kolektif bernama Kedubes Bekasi dan satunya lagi merupakan label rekaman bernama Paviliun Records.
Khususnya untuk Buku, didalamnya akan berisikan mengenai “keseruan” yang terjadi pada beberapa tahun terakhir di Kota Bekasi, beserta diselingi oleh sebuah retrospektif akar sejarah di belakangnya. Sedangkan rilisan lainnya akan dibarengi dengan sebuah CD kompilasi, yang mana didalamnya akan terdapat 12 karya musik dari 12 grup indipenden yang berasal dari sekitar Jakarta. Kedua rilisan mengatasnamakan proyek ‘Disamping Jakarta’ ini akan diterbitkan secara serentak pada (28/1) tahun 2018. Untuk saat ini proses pemesan sudah mulai dijalankan oleh pihak Kedubes Bekasi dengan sistem pre-order.
Menelisik dari pergerakan seni kolektif Kedubes Bekasi melalui akun instagramnya, beberapa agenda telah dijalankan mengenai proyek ‘Disamping Jakarta’. Seperti misalkan workshop hingga acara-acara musik bersifat ringan menjadi anthem untuk pengenalannya ke masyarkat luas.
source header : https://www.instagram.com/p/Bc2G4Asja5c/?taken-by=kedubesbekasi
Comments (0)