Narasi Perjuangan Revolusi dalam Rock Segar dari Jemuas

Narasi Perjuangan Revolusi dalam Rock Segar dari Jemuas

Tak berhenti menelurkan karya-karya terbaru dari grup musik yang terus melanggengkan regenerasi, Kota Bandung dihiasi kembali dengan  materi segar di awal Februari 2017. Dibentuk sejak pertengahan 2016, band rock alternatif bernama Jemuas merilis single perdananya. Jemuas yang hanya diperkuat oleh dua personil membuktikan kapabilitas mereka dengan melepas single berjudul “Minor Steps”. Bobby Agung Prasetyo (Gitar, Vokal), dan Rizki Firmansyah (Drum) menjadi dua kepala yang bergabung dalam nama Jemuas, dan menggarap lagu “Minor Steps” yang mengkombinasikan warna musik rock alternatif era 1990-an.

Seperti yang diutarakan dalam pers rilis, lagu ini merupakan musikalisasi dari cerita tentang jatuh bangun perjuangan seseorang dalam membuat revolusi di setiap langkahnya. Di akhir lagu, Jemuas menyisipkan kalimat yang diambil dari salah satu pidato milik Noah Chomsky, seorang ahli bahasa, aktivis, dan anarkis: “The things I consider inspiring is seeing people struggling: poor suffering people, with limited resources, struggling to really achieve anything. There are reactions to problems that are not easy to overcome, but I think there are plenty of possibilities”, begitu katanya.

Jemuas mendeskripsikan “Minor Steps” sebagai musik yang identik dengan permainan ala Soundgarden, Pearl Jam, dan The Smashing Pumpkins. Selain itu, pola permainan metal lawas tahun 60-an, proto-punk pembuka 1970, sampai kebangkitan emo di awal tahun 2000an turut menginspirasi “Minor Steps”. Mereka mendapat bantuan dari Pranadipa Karendra (Gunblasting) dalam proses mixing dan mastering, dan sesi rekaman drum dilakukan di Red Studio. Eksekutor artwork diserahkan kepada Humam Fauzi, desainer yang juga berasal dari Kota Bandung.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner