Rilis Single, Taring Melibatkan Sejumlah Musisi Musik Ekstrim Berbahaya
"Slaptika" menjadi materi termutakhir dari Taring. Mereka tak main-main dan berkolaborasi dengan beberapa tokoh musik cadas.
Usai bermain-main dengan kencangnya hardcore di Orkestrasi Kontra Senyap, Taring kembali hadir dan mengeluarkan karya terbarunya. Karya ini adalah single yang mengawali produktivitas mereka menuju album ketiga, dengan mengangkat judul lagu “Slaptika”. Dalam single ini, Taring melibatkan beberapa nama yang sudah dikenal di ranah musik ekstrim Indonesia. Salah satunya adalah vokalis dari grup heavy metal kenamaan Indonesia, Doddy Hamson (Komunal).
Kolaborasi ini melahirkan satu keunikan tersendiri. Doddy Hamson sendiri bukan sembarang orang dalam dunia musik hardcore. Sebelum Komunal terbentuk, Doddy mulai meneriaki vokal beratnya lewat sebuah grup hardcore bernama Ragadub di awal tahun 2000an. Tak hanya Doddy Hamson, Taring juga melibatkan dua orang musisi berbahaya di ranah musik cadas pada proses penggarapan single. Dua orang itu adalah Eben (Burgerkill) dan Zoteng (Forgotten) yang turut mematangkan struktur musik Taring.
Pada single ini, Taring mencoba menggabungkan beberapa unsur warna musik, seperti unsur groovy, atau riff-riff gitar yang tajam. Ketukan drum hingga penggabungan dua karakter vokal yang berbeda pun menjadi satu sajian menarik dalam "Slaptika". Kembali, Taring menggandeng Grimloc Records untuk karya terbarunya. Pihak label pun menuturkan informasi berkaitan dengan "Slaptika".
BACA JUGA - Taring Akan Menancapkan Pisau Tajamnya Pertama Kali di Thailand
“Slaptika” sengaja dirilis lepas sebagai marka versi mereka pada rangkaian di hari HAM tahun ini, sebagai pengingat proses reformasi yang dibajak elit politik hari ini. Single ini, bersama single mereka lainnya “Kekal Menjalang”, akan kami rilis dalam format kaset dalam beberapa minggu ke depan, bekerja sama dengan Maternal Disaster. Pantau TL kami di waktu ke depan. Enjoy.", dikutip dari situs Grimloc Records.
Foto diambil dari situs Grimloc Records (www.grimlocrecords.com)
Comments (2)