Rub Of Rub Gabungkan Konsep Animasi dan Real Footage di Video Musik “Oriental Eksotik”
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Rub Of Rub
Dengan konsep penggabungan illustrasi animasi dan real footage, Rub of Rub melibatkan 4 orang dari 3 rumah produksi berbeda
Pernah begitu menarik perhatian pendengar lewat EP berjudul Ruang Waktu pada 2018 lalu, Rub Of Rub nyatanya masih punya energi untuk terus melahirkan karyanya, seperti apa yang mereka sajikan pada tahun 2020 lewat single berjudul “Oriental Eksotik”. Single yang dirilis atas kerja sama Lamunai Records ini diakui mereka sebagai bentuk salam perkenalan mereka memasuki tatanan kehidupan yang baru.
Selang lebih kurang dua tahun, nampaknya Rub Of Rub masih menjadikan single tersebut ‘jagoannya’, hingga lagu tersebut kembali muncul dalam format visual berupa video musik. Setelah dirilis lepas pada 2018 lalu, kali ini mereka mencoba menggunakan pendekatan konsep yang cukup berbeda. Jika sebelumnya video lirik lagu “Oriental Eksotik” menggunakan konsep full animasi surreal, maka pada tampilan video musiknya kali ini menggunakan konsep penggabungan antara ilustrasi animasi dan real footage. Pada proses pengambilan gambar, terdapat dua tempat dalam aset-aset yang ada dalam video musik, beberapa video direkam saat Rizwan bekerja di Turki dan sisanya mereka ambil saat berada di Bandung.
“Secara garis besar, konsep video musik ini membawa pesan ‘anomali’ sesuai dengan pesan ‘Oriental Eksotik’. Hal tersebut yang menjadikan konsep ilustrasi dan real footage dibuat terkesan secara acak dan tidak beraturan namun tidak serta merta mengesampingkan nilai estetikanya,” jelas Rub of Rub.
Dengan konsep penggabungan illustrasi animasi dan real footage, yang mana baru pertama kali mereka terapkan, Rub of Rub cukup mengalami kesulitan pada proses pengambilan gambar. Proses ini cukup memakan waktu karena saat itu mereka masih cukup malu dan kaku untuk bergerak di depan kamera mengikuti arahan.
Video musik ini digarap oleh 4 orang dari 3 rumah produksi berbeda, ada Jovian Fraaijie sebagai Director dari Manungsa, Nugie Rian sebagai Director of Photography (DOP) dari Vitameen, Arkan Satrio, dan Ahmad Defashah selaku Editor dan Illustrator dari Slober. Kerja sama ini dimulai dari sebuah obrolan ringan selepas manggung yang mempertemukan Rub of Rub dengan mereka. Kesamaan referensi, taste, dan ide yang akhirnya menjadikan kerja sama ini bermuara. Simak video musiknya melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)