Sebuah Dongeng Fiktif Dari Lamebrain
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Lamebrain
Single “Ace Combat” menjadi momentum bagi Lamebrain untuk memperkenalkan Rizky Aslam sebagai personil baru Lamebrain, melengkapi formasi awal mereka sebelumnya.
Ada kalanya sebuah band perlu waktu istirahat dari kegiatan bermusiknya, seperti membuat lagu, manggung, atau hal-hal yang berhubungan dengan proses kreatif lainnya. Pun begitu yang terjadi dengan unit rock asal Bandung, Lamebrain, yang absen merilis karya dalam rentang waktu dua tahun, sampai akhirnya awal tahun 2019 ini mereka kembali mengeluarkan single terbarunya berjudul “Ace Combat”
Single ini dirasa spesial karena menandai titik balik bagi Lamebrain, dimana hal tersebut salah satunya tergambar pada warna musik yang diusung oleh Lamebrain yang mengalami beberapa perubahan, jika dibanding dengan apa yang mereka suguhkan dalam EP Overpower (2015). Menurut mereka satu hal yang dirasa signfikan dapat dirasakan dengan adanya instrumen tambahan dalam karya barunya ini.
Selain itu, diakui pula oleh mereka jika single “Ace Combat” juga menjadi momentum bagi Lamebrain untuk memperkenalkan Rizky Aslam (gitar), sebagai personil baru Lamebrain, melengkapi formasi awal mereka bersama Pramaditya Azhar (drum), Mufti Mujtahid (bass), dan Alan Davison (gitar & vokal).
Secara isian lagunya, menurut rilisan pers yang DCDC terima, dalam single “Ace Combat”, Lamebrain menyampaikan sebuah dongeng fiktif melalui sudut pandang orang ketiga. Namun yang membuat single ini menjadi menarik, Lamebrain membebaskan intepretasi lagunya dengan tidak membidik pada satu sifat, dimana mereka menyerahkan penafsiran single terbaru ini pada para pendengarnya.
Secara teknisnya single “Ace Combat” merupakan single yang diinisiasi oleh Lamebrain, dan diproduseri oleh Hadiyan Fazari (Red Studio). Sedangkan untuk pengerjaan “Artwork” nya dikerjakan oleh Aditama Krishna. Saat ini single “Ace Combat” dapat didengarkan melalui Youtube, serta layanan musik digital seperti Spotify, Itunes, Apple Music, Bandcamp dan sebagainya.
Comments (0)