Sebuah Persembahan Dedikasi Dari Zio Untuk Sang Ibu Tercinta
Visual hitam dan putih, serta tempo lagu yang sendu berkesan pilu menjadi pengikat utama untuk suguhan barunya ini.
Seorang pembetot bass dari grup folk asal Bali, Dialog Dini Hari bernama asli Mikael Brozio Orah atau Zio kembali berkarya di tahun 2018. Setelah tahun lalu ia berhasil merampungkan – merilis secara utuh karya album perdananya bertajuk See The Sun, tahun ini karya baru pun baru saja disuguhkan olehnya berupa video klip. Untuk karya yang satu ini, Zio mendedikasikannya kepada orang yang sangat dicintainya, yaitu almarhum Ibu kandungnya berjudul “Laguku”.
Di karya terbarunya ini secara penyuguhannya terbilang sederhana, yang mana keseluruhannya dikemasi oleh musikal serta visual yang cenderung dingin. Jika dari musikalnya sendiri, lagu ini akan mudah masuk disegala kuping yang mendengarkannya. Mulai dari tempo musik pop yang dingin serta dilenkapi oleh iringan piano-nya, sangat mudah dicerna oleh pendengar musik. Terlebih, dari segi lirikalnya pun mudah untuk dicermati karena unsur musik yang digunakan tak terlalu ramai dan memang fokus pada nada vokal Zio. Begitupun sama halnya dengan visual yang ditawarkan kepada pendengar. Selaras dengan musik yang dimainkan, “Laguku” banyak mengadopsi beberapa objek pantai semacam ombak yang menabrak bebatuan, pasir dan lain sebaginya tak lupur ditampilkan disini.
Seperti yang telah disebutkan, lagu ini adalah sebuah bentuk dedikasi dari Zio untuk almarhum Ibu yang sangat dicintainya. Maka, tak heran jika Zio mengatakan dalam siaran persnya, karya ini dirilis pada hari ulang tahun Ibunya. Dalam persembahannya pun, dua sosok dilibatkan dalam proyek video klip ini. Adalah musisi jazz kenamaan Petra Sihombing sebagai editor untuk klip ini, serta Aquila Firrina yang juga dilibatkan sebagai director. Dan karya “Laguku” sendiri saat ini telah dirilis secara digital melalaui kanal Youtube dan bisa disimak melalui tautan dibawah ini.
Comments (0)