"Secepat Mungkin", Sebuah Refleksi Karya yang Jujur Dari Good Morning Everyone

Sumber foto : Press release Good Morning Everyone

Berbeda dengan karya-karya GME sebelumnya, dari segi musik lagu "Secepat Mungkin" justru disajikan dalam nuansa 90an yang kuat.

Setelah cukup memikat banyak pendengar lewat tiga single yang mereka rilis sebelumnya, Good Morning Everyone (GME) kembali lagi dengan single barunya berjudul “Secepat Mungkin”. Sebuah lagu yang secara isian masih memilih tema tentang kasih dan sayang, dimana jika didengarkan lebih detil lagi, lirik yang ditulis dalam lagu ini mengambil sudut pandang tentang refleksi kepedulian seseorang terhadap orang yang disayanginya, seperti misalnya keluarga, kekasih, ataupun sahabat.

Hal ini menurut sang gitaris, Yuli, karena lagu ini sendiri terinspirasi dari istri dan ibunya. Menurut Yuli mereka adalah sosok yang sangat amat berjasa baginya. Lebih jauh, Yuli menuturkan jika lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang tidak tega melihat orang yang disayanginya sedih. Maka secepat mungkin, dirinya mencoba untuk menjadi orang yang selalu ada, dan menemani orang terkasihnya disaat sedih atau pada kondisi apapun.

Berbeda dengan karya-karya GME sebelumnya, dari segi musik lagu "Secepat Mungkin" justru disajikan dalam nuansa 90an yang kuat. Grup musik yang terdiri dari Yuli (gitar), Ichsan (vokal), Daniel (gitar), Dhani (Bassis) dan Erwin, (keyboard), sepakat bahwa single ini memang terinspirasi dari musisi tahun 90an. Bukan berarti ikut-ikutan nimbrung terhadap trend yang terjadi saat ini, dimana musik-musik era 90an tengah naik daun, tapi pemilihan nuansa tersebut dikarenakan tak bisa dipungkiri bahwa GME adalah band yang besar dari musik-musik 90an. Jadi ini semacam bentuk apresiasi mereka terhadap para seniman terdahulu, sekaligus refleksi karya yang lebih jujur dari GME.

Untuk pengerjaannya sendiri, Yuli mengatakan bahwa pada prosesnya tidak begitu banyak memakan waktu. Hanya membutuhkan lebih kurang satu Minggu untuk merampungkan lagu, dari proses penulisan lirik hingga rekaman. Perekaman audio lagu "Secepat Mungkin" sendiri dilakukan di GME Studio, dan di mixing oleh Erwin Hadinata, yang juga sekaligus keyboardis dari GME. Sedangkan untuk mastering sendiri, GME masih mempercayakannya kepada Sterling Sound, New York, Amerika Serikat, dengan balutan si tangan dingin, Randy Merrill, yang pernah bekerja untuk Justin Bieber, Adele, Lady Gaga, dan Mark Ronson sebagai sound engineer-nya. Single "Secepat Mungkin" juga sudah bisa secara resmi didapatkan pada semua platform pemutar musik digital pada tanggal 15 September 2018 lalu.

BACA JUGA - Kisi-Kisi Sketsa Materi Baru Rollfast Tergambar Di Puri Agung Jro Kuta

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner