Sekali Lagi Tentang Pandemi. Kali Ini Dari Elegi Lewat Lagu “Perak”

Sekali Lagi Tentang Pandemi. Kali Ini Dari Elegi Lewat Lagu “Perak”

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Elegi

Lagu “Perak” adalah representasi dari bagaimana perjuangan kita menghadapi hari-hari yang berat menuju hari yang lebih baik, atau rangkuman dari perasaan haru, sedih, cemas yang bercampur aduk 

Kembali lagi tentang pandemi. Membahas hal ini nampaknya masih menjadi momok menakutkan bagi banyak orang, termasuk para musisi. Tidak heran jika banyak diantaranya yang kemudian menuangkannya dalam lagu ciptaanna. Pun begitu dengan Elegi yang mendokumentasikan situasi yang dilalui selama pandemi dalam sebuah lagu berjudul “Perak”.

Secara rinci Elegi menggambarkan pengalamannya melihat dan merasakan kehilangan hal berharga saat pandemi, hingga hal tersebut menggugah Prasetyo Bimo atau yang biasa dikenal sebagai Elegi untuk menciptakan lagu ini. Sejak pandemi berlangsung banyak dari kita yang kehilangan hal-hal berharga seperti; orang-orang terdekat atau pekerjaan. Lagu “Perak” adalah representasi dari bagaimana perjuangan kita menghadapi hari-hari yang berat menuju hari yang lebih baik, atau rangkuman dari perasaan haru, sedih, cemas yang bercampur aduk saat kehilangan hal yang berarti dalam hidup. Menggali rasa syukur atas apa yang masih dimiliki dan dan masih tertinggal.

“Perak” adalah single ketiga dari Elegi yang diambil dari album Musim Jatuh. Secara musik, Elegi berkendara lewat musik pop balada yang berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya. Kali ini Elegi banyak menambahkan instrumen seperti gitar, kibor, bass, dan drum sebagai eksplorasi musiknya. Sebagai tambahan, lagu “Perak” dirilis lengkap dengan klip musik yang sudah bisa dinikmati melalui kanal youtube Suara Elegi. Seperti apa? Simak melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Ajang Pembuktian Adi Widodo di Single “Stay On Me”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner