Sharkbite, “Shallow Proof”, dan Tentang Fenomena Omong Kosong
Foto diambil dari rilisan pers Sharkbite
“Shallow Proof” berisikan tentang fenomena omong kosong di lingkungan sekitar yang membawa dampak negatif pada kehidupan.
Lebih kurang berdiri selama satu dekade tentu bukan pencapaian mudah bagi sebuah band, mengingat ada banyak dinamika yang terjadi serta naik turun perjalanan karir bermusiknya. Satu hal yang kemudian coba dijawab Sharkbite dengan sederet torehan kreasi seru yang mereka hasilkan, dari mulai mini album, album, hingga sejumlah single yang berhasil dirilis ke permukaan. Yang terbaru, tahun 2020 ini Sharkbite kembali merilis karya terbarunya lewat sebuah lagu berjudul “Shallow Proof”, yang diambil dari album penuh berikutnya dari Sharkbite, dirilis lewat Collab Asia dan Disaster Records di berbagai kanal digital seperti Spotify, Apple Music, Youtube Music, dan masih banyak lagi.
Tentang perilisan single terbarunya ini, para personil Sharkbite yang terdiri dari Rizky Ananda Arif (vokal), Paschalis Dion Prilihananto (gitar), Santonio August Suryo (bass), dan Bogi Satyagama (drum) mengungkapkan bahwa “Shallow Proof” berisikan tentang fenomena omong kosong di lingkungan sekitar yang membawa dampak negatif pada kehidupan. Band yang telah merilis 1 album penuh dan 1 EP ini juga mencurahkan bahwa isu-isu negatif tentang mereka akan selalu ada. Justru mereka menjadikannya motivasi untuk berkarya dan menganggap isu miring itu ada sebagai bentuk rasa peduli.
Selain itu, satu hal yang kiranya menarik untuk digaris bawahi adalah tentang perilisan “Shallow Proof” yang melibatkan nama Disaster Records, sebuah label yang berafiliasi dengan clothing brand terkemuka asal Bandung, Maternal Disaster. Diakui oleh mereka melalui siaran persnya jika secara estetika karya, pada rilisan terbarunya ini Sharkbite lebih meluaskan tema dan eksplorasi musik, meliputi range audience, pushing capacity personil + tim produksi, serta balancing quantity dan quality. Hal tersebut menurut mereka dilatari keinginan Sharkbite untuk menjangkau segment pendengar lebih luas, tidak hanya penikmat musik hardcore saja.
Hal menarik lainnya dari perilisan single “Shallow Proof” ini juga dikuatkan dengan visualisasinya dalam bentuk video klip. Mengikuti jejak klip-klip terdahulu yang telah dirilis dari EP Future is Bleak, klip ini nantinya juga akan menambah koleksi audio visual dari band asal Malang yang pernah mengalami perubahan personel ini. Pendengar setia Sharkbite juga akan dimanjakan oleh rilisan single lain dari mereka pada beberapa bulan ke depan, sebelum album penuhnya dirilis ke pasaran.
Comments (0)