Single “Glare” Tunjukkan Eksistensi Band Elektronik Sins of Suns
Mungkin masih yang belum tahu dengan sepak terjang band bernama Sins of Suns. Band yang baru saja merilis single perdananya “Glare” ini memang terhitung anyar di kancah musik indie di Bandung, terutama di skena musik elektronik. Padahal sosok di belakang proyek band Sins of Suns ini digawangi oleh nama-nama yang lama berkecimpung di dunia musik elektronik Kota Bandung yaitu Ishaq Haris Yogaswara (Space and Missile), Dissa Kamajaya (Jakesperiment) dan Ramadan Zulqi.
Single “Glare” menjadi bukti eksistensi dan meramaikan kembali dentum musik elektronik di Kota Bandung. Musik “Glare” mencoba mengeksplorasi sisi-sisi gelap dari musik, terutama ketika Ishaq dan Dissa menemukan bahwa pada musik tradisional pun ditemukan sisi-sisi gelapnya dan coba mereka kembangkan lebih jauh menjadi musik elektronik. Musik instrumental yang dibangun oleh Sins of Suns cenderung harmoni dengan banyaknya ritme dan glitch yang tampak bersahutan. Pada ujung lagu terdapat part saksophone yang seperti menjaga nuansa musik menjadi lebih berwarna antara perpaduan glitch elektronik dengan suara seksi sang peniup sax. Sesekali suara saxophone itu seperti mengingatkan kita pada bagian lagu “Midnight City”-nya M83.
Comments (0)