"Titik Dalam Koma", Sebuah Single yang Menangkap Momen Sumpah Pemuda

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Divide

Single “Titik Dalam Koma” sendiri, lagu ini pernah dirilis pada tahun 2011 ini, yang kemudian didaur ulang oleh DIVIDE dalam format akustik, yang berkolaborasi dengan seorang gitaris, Romano Guitarboy.

Tidak jarang dalam perilisan sebuah karya bertepatan dengan momen-momen special, yang dirasa bisa sejalan dengan wacana yang ingin disampaikan karya tersebut, atau juga menangkap apa yang sedang hype saat itu. Seperti halnya hari Sumpah Pemuda yang dipilih oleh sebuah band post-hardcore asal Jakarta, DIVIDE, sebagai momen yang dirasa pas untuk merilis single lama rasa baru berjudul “Titik Dalam Koma”, setelah sebelumnya mereka merilis single “Innocence” pada Mei 2018 lalu.  

Tentang single “Titi Dalam Koma” sendiri, lagu ini pernah dirilis pada tahun 2011 ini, yang kemudian didaur ulang oleh DIVIDE dalam format akustik, yang berkolaborasi dengan seorang gitaris, Romano Guitarboy. Dhenaldi Savirio a.k.a Dendenk & Dipta mengaku sengaja merilis kembali lagu ini untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda yang dirayakan setiap tanggal 28 Oktober. Menurut Dendenk, lagu ini dibuat untuk mengingatkan para generasi muda akan Sumpah Pemuda, yang bertujuan untuk menjaga tanah air supaya tetap Satu.

Dipta menuturkan jika saat ini Indonesia memang berada di era kebebasan, tapi kebebasan ini malah disalahgunakan untuk hal-hal yang kurang baik, dan akhirnya menyebabkan pertikaian, perselisihan, sehingga tercipta kubu-kubu yang saling bertentangan dan saling bermusuhan, baik di dunia maya maupun dunia nyata. Single “Titik Dalam Koma” kini dapat dinikmati melalui kanal Youtube DIVIDE. Penasaran seperti apa lagunya? Silakan simak melalui tautan berikut ini

BACA JUGA - Klip Musik Perdana "Musikalisasi Puisi 'Hey Nona'" Milik Jonkoppings

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner