Ungkapan Kekecewaan Steffani BPM Lewat Single

Ungkapan Kekecewaan Steffani BPM Lewat Single "Almost"

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Steffani BPM

Jika sebelumnya gadis yang mahir memainkan ukulele ini lebih sering membawakan kompisisi folk dan pop, maka lagu “Almost” menjadi titik balik baginya, karena di lagu ini ia membawakan genre soul, R&B, dengan sentuhan elektronik.

Malang lagi-lagi melahirkan musisi potensialnya, yang kali ini tersaji lewat lantunan suara solois perempuan bernama Steffani BPM. Sebagai perkenalannya di dunia musik tanah air, Steffani BPM hadir dengan debut singlenya yang berjudul “Almost”. Single ini menjadi terasa spesial mengingat menjadi kali pertama Steffani merilis karya sendiri, setelah sebelumnya penyanyi asal Malang ini banyak terlibat di proyek kolaborasi dengan rekan musisi sekota seperti Beeswax, Coldiac, Christabel Annora, hingga Unda Undi.

Setelah sering mengunggah karya orisinil maupun cover-nya di Soundcloud, Steffani BPM menyatakan keseriusannya dalam bermusik lewat perilisan “Almost”. Untuk hal tersebut, dia menuturkan jika perbedaan yang paling kentara dari karya terbarunya ini mungkin terletak di kualitasnya, dimana sebelumnya dia hanya merekam lagu dengan teknik rekaman yang bisa dibilang ‘ngasal’, hingga akhirnya digarap serius, dengan melibatkan Yallfears, sebagai yang bertanggung jawab dalam proses produksinya.

Tentang lagunya sendiri, menurut Steffani jika diterjemahkan secara harfiah, “Almost” yang berarti ‘hampir’ ini mewakili kekecewaannya saat seseorang yang ia sukai tidak ingin melakukan komitmen serius dengannya. “Pernah deket sama cowo, kayaknya udah mau jadian, tapi tiba-tiba ia menyatakan kalau dia tidak siap menghadapi emosi orang lain. Itu pengalaman pertama aku ditolak tepat saat berulang tahun ke-25 dan langsung patah hati dong, maka lahirlah ‘Almost’ dengan lirik yang menceritakan seseorang yang hampir jadi my someone special,” cerita Steffani.

Jika sebelumnya gadis yang mahir memainkan ukulele ini lebih sering membawakan kompisisi folk dan pop, maka lagu “Almost” menjadi titik balik baginya, karena di lagu ini ia membawakan genre soul, R&B, dengan sentuhan elektronik. Steffani mengaku jenuh dengan genre musik yang dahulu ia tekuni, namun menekankan bahwa karya barunya tetap membawa ciri khas Steffani yang selama ini telah dikenal.

Di bawah naungan Yallfears, Steffani BPM menemukan orang-orang yang tepat untuk menghasilkan karya yang ia inginkan. Di lagu ini, gadis berkacamata ini juga mengambil tantangan lebih dengan menampilkan nada-nada tinggi yang memerlukan teknik vokal prima. Memakan waktu hampir satu bulan dalam proses perekaman hingga mixing mastering, single ini akhirnya siap dilepas ke khalayak luas lewat berbagai jaringan radio di kota Malang dan layanan streaming digital seperti Spotify, iTunes, Apple Music, Deezer, dan gerai digital lainnya mulai tanggal 22 Februari 2019 kemarin. 

BACA JUGA - Tahapan Baru Puti Chitara Mengisi Soundtrack Film Layar Lebar

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner