Will Mara Angkat Isu Toxic Relationship(t) di Single “Detox”

Will Mara Angkat Isu Toxic Relationship(t) di Single “Detox”

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Will Mara

Lagu “Detox” dari Will Mara adalah realita yang sering terjadi kepada banyak orang. Dalam berelasi, terkadang bahkan tanpa disadari kita bisa menjadi beban mental untuk orang lain

Meski namanya terbilang baru di industri musik Indonesia, namun Will Mara semakin mantap berkesenian lewat karya-karyanya. Sejauh ini, ia mendapat respon positif juga tempat spesial bagi para pendengarnya. Bukti eksistensi Will Mara di jalur musik baik sebagai produser, pencipta lagu, dan penyanyi memang patut diperhitungkan, setelah beberapa karyanya berhasil menembus top chart layanan musik digital skala lokal maupun internasional.

Selama setahun terakhir, Will Mara sangat produktif dengan beberapa single, seperti “Each Other” (2020), “Self Love” (2020) dan beberapa single lainnya. Ia berkomitmen untuk mempersembahkan karya terbaiknya melalui sebuah EP yang dimulai dengan merilis lagu pertamanya pada tahun ini berjudul “Chocolate”, yang dirilis pada Mei 2021 lalu. Seakan enggan mematikan api kreasinya, hanya selang beberapa bulan dari perilisan single “Chocolate”, Will Mara kembali lagi dengan single barunya, yang kali ini digambarkan oleh lagu “Detox”.

Kepiawaian Will Mara membuat lagu membuat sosoknya menarik perhatian. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk penyanyi-penyanyi tanah air yang lain. Diantara single pertama, “Chocolate” dan single “Detox” yang dirilisnya, penyanyi kelahiran Jakarta ini juga ikut berkontribusi dalam karya dua penyanyi lainnya, yaitu Kevin Hugo dalam lagu “Fairytale”, dan Raissa Anggiani dalam lagu “Aku-Kamu Yang Lain”.

Tentang lagu “Detox” sendiri, Will Mara menyajikannya dengan nuansa R&B/Alternative, di mana hal itu makin dikuatkan dengan perspectifnya membuat lirik di lagu ini. Dia menuturkan jika dalam lagu “Detox” dia membawa sebuah  tema  yang  tidak  mudah  untuk dikatakan. Hal ini menjadi sesuatu yang personal, namun juga bisa menghubungkan pendengar dengan suatu isu penting yang oleh Will angkat ke permukaan. “Ini pertama kali aku membuat lagu mengenai pengalaman orang lain”, ujar Will Mara. Saat mendengar cerita temannya tersebut dia merasa terdorong untuk menulis sesuatu. “Menurutku, apa yang dialami temanku ini bukanlah sesuatu yang seharusnya dialami siapapun, dan dia sangat kuat untuk bisa pergi dari relasinya yang toxic”, lanjutnya.

Dia juga menambahkan jika yang lebih membuatnya terkesan adalah kenyataan bahwa sahabatnya masih ingin yang terbaik untuk sang mantan kekasih, agar dia bisa menjadi orang yang lebih baik di masa depan. “Keberanian dia menyadari limitnya, sehingga ia memutuskan untuk pergi justru membuat aku sangat terpana dan terinspirasi untuk mendedikasikan sebuah lagu untuknya”, tambah Will. Menurutnya lagu “Detox” adalah realita yang sering terjadi kepada banyak orang. Dalam berelasi, terkadang bahkan tanpa disadari kita bisa menjadi beban mental untuk orang lain. “Detox” mengajak pendengar untuk mempertimbangkan kembali relasi-relasi anda, tidak hanya dalam percintaan, apakah relasi tersebut sehat untuk anda.

“Dari lagu ini, aku juga terinspirasi untuk memikirkan relasi-relasi hidupku, dan apakah aku butuh istirahat dari mereka. Banyak relasi yang membuat kita lelah, dan ada gunanya kita pergi sebentar untuk beristirahat, lepas dari mereka”, ucap Will Mara. Menariknya, bagian dari perjalanan pemulihan ini akan diceritakan di akun media sosial dan YouTube Will Mara. Namun sebelum menyimak itu, simak single “Detox” melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Dinamika Asmara dan Pesan Positif Prasiwan di Lagu “Setiba Berdua”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner