"Eleven Heroes Sumatera and Asia Tour 2018" (Bagian Satu)
Tepat pukul 21.00 WIB kami berangkat ke venue dan perform pukul 22.00 WIB. Ketika kami datang, di dalam gedung sudah penuh sesak dan tiket habis terjual. Senang rasanya melihat respon teman-teman di sini, namun kekhawatiran akan terjadi kericuhan masih tetap ada. Untungnya, show berjalan dengan lancar, aman dan tertib. Rasa lelah pun terbayar dengan support yang begitu besar dari teman-teman Pekanbaru, terutama karena mereka bisa diajak bekerjasama untuk kelancaran dan kesuksesan event ini.
Kota selanjutnya adalah tanah kelahiran gitaris kami, Roy Nat Siregar yaitu Medan. Kami berangkat dari Bandara Sultan Syarif Kasim II menuju bandara Kuala Namu di Medan. Sampai di Kuala Namu, kami dijemput oleh Bang Berlin dan langsung di ajak ke kafe miliknya, sekaligus venue yang akan digunakan. Setelah makan siang, kami menuju hotel untuk menyimpan alat dan istirahat sebelum malam harinya kami diundang oleh KissFM Medan untuk interview seputar tur dan next album. Setelah selesai dari KissFM, kami menyempatkan diri untuk mampir ke tempat durian yang terkenal di Medan, karena rasanya belum ke Medan kalau belum memcoba durian di sana.
Kamis tanggal 19 Juli 2018 adalah waktu kami menyelesaikan titik terakhir pulau Sumatera. Sebelum perform di Rockoffie, kami melakukan sharing session terlebih dahulu dengan teman-teman komunitas di Medan. Suasana makin cair ketika kami memulai show, dibuka dengan lagu pertama "Spirit In Black" disambut dengan kegiatan crowd surfing oleh teman-teman di Medan.
Selesai sudah perjalanan kami menyusuri pulau Sumatera. Ini baru setengah perjalanan, kami masih punya setengah perjalanan lagi di Asia Tenggara.
Comments (0)