"Ananiah" dari Diandras, tentang Sifat Tidak Baik Kita; Manusia
'Ia bisa jadi lahir dari pesan masa silam. Barangkali dari tutur kata bapak. Mungkin juga suara renta para guru atau sesuatu yang kita memang tak kuasa mengingatnya lagi. Petuah itu kurang lebih mengatakan, "Segala yang berlebihan, tidak mendatangkan kebahagiaan"'.
Kabar perilisan karya terbaru datang dari grup musik asal Yogyakarta, Diandras. Pada 31 Maret 2019 lalu, kuartet ini merilis sebuah lagu berjudul "Ananiah". Lagu ini disebar lewat kanal musik digital, seperti Spotify, iTunes, Deezer, Apple Music dan lain-lain.
Apa itu "Ananiah"? Lewat pencarian daring, kami menemukan bahwa kata "Ananiah" berasal dari bahasa Arab, yang berarti "keakuan" atau egoisme. Ananiah adalah satu sikap yang mementingkan diri sendiri tanpa peduli dengan orang lain atau keadaan yang ada di sekitarnya. Ini bukan sikap yang terpuji dan bisa menjadi sesuatu yang berbahaya dalam pergaulan di masyarakat.

Artwork "Ananiah" dari Diandras
Makna "Ananiah" ini menjadi selaras dengan apa yang diungkapkan Diandras. Lagu ini adalah sepenggal kisah tentang sifat tidak baik kita, manusia. Namun, mereka juga menggarisbawahi bahwa kita boleh saja tidak persis demikian mengartikannya. Mereka mempersilakan kita untuk bermain-main dengan tafsir, membiarkan lagu ini menemukan maknanya sendiri.
Ia bisa jadi lahir dari pesan masa silam. Barangkali dari tutur kata bapak. Mungkin juga suara renta para guru atau sesuatu yang kita memang tak kuasa mengingatnya lagi. Petuah itu kurang lebih mengatakan, "Segala yang berlebihan, tidak mendatangkan kebahagiaan". Begitu kata Diandras, dikutip dari siaran pers. Apapun yang tidak pada porsinya yang sesuai tidak akan menghasilkan kebaikan. Cinta pada diri sendiri atau ambisi pada sesuatu yang tinggi tak jarang mencelakakan manusia pada akhirnya.
Lagu "Ananiah" dipersembahkan dalam musikalitas yang elok dengan nuansa yang cukup menenangkan. Barangkali, lagu ini bisa jadi pilihan untuk saling mengingatkan atau bahan untuk refleksi diri. Akhir kata dari Diandras, "Selamat menikmati sang lagu. Resapi alunan musiknya yang bersahaja. Suka tidak suka, mau tidak mau. Barangkali memang kita semua sendiri lah ananiah itu."
Comments (0)