Banger Hadirkan Benderang Kota lewat EP ‘Tanah Kilau Cahaya’

Banger Hadirkan Benderang Kota lewat EP ‘Tanah Kilau Cahaya’

Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers Banger

Tanah Kilau Cahaya berisikan empat track yang mereka jadikan media untuk menceritakan tentang apapun yang dirasakan selama berkreasi di kota kelahiran mereka

Geliat bermusik yang ditunjukan para pemusik arus pinggiran memang selalu membara dalam urusan karya. Geliat itu terlihat dari banyaknya karya terbaru yang bertebaran menarik atensi, dan salah satunya hadir dari Banger. Banger merupakan sebuah unit musik enerjik yang berasal dari Probolinggo, Jawa Timur. Grup musik yang digawangi oleh Misbach Novianto (Gitar), Fahmi Ali (Bass), Ian Adam (Vocal), dan Ery Alidafi (Drum) ini memulai debut dengan merilis single “Blar” melalui platform music digital streaming pada tahun 2022.

Setelah berhasil merilis “Blar”, kini Banger merilis mini album dengan tajuk Tanah Kilau Cahaya. Tajuk mini album tersebut diambil karena mereka menilai bahwa cahaya tak hanya akan nampak indah dan dapat menyinari. Namun ketika cahaya datang terlalu terang bukan keindahan dan kemanfaatan yang akan nampak, namun menjadi sebuah titik dimana manusia tidak dapat melihat karena cahaya yang terlampau berkilau terang. Sehingga dari hal itulah mereka menilai bahwa segala hal yang dibuat seolah-olah indah terkadang membuat kita buta akan segalanya, yang kemudian hal itu menjadi inspirasi Banger untuk membuat mini album ini.

Tanah Kilau Cahaya berisikan empat track yang mereka jadikan media untuk menceritakan tentang apapun yang dirasakan selama berkreasi di kota kelahiran mereka. Mini album ini dirilis dalam format CD terlebih dahulu pada tanggal 23 September bertepatan dengan gelaran acara “Bolinggo Berdendang”.

EP Tanah Kilau Cahaya sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital kesayangan pembaca, atau dapat melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Siap-siap Rilis Album Terbaru, Maio Luncurkan MV “I’m Not Your Hardcore Punks”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner