Bloodline Noise Tegaskan Total Berkarya dengan “Seruak” Akan Firasat Kematian
Unit indie rock pendatang baru asal Sukabumi – Bloodline Noise – memperkenalkan diri dengan merilis single pertama mereka melalui video musik berjudul “Seruak” yang sudah dapat dinikmati melalui kanal resminya. Terdiri dari duo, yakni Ari Suwandi dan Rizky Gumilang, lagu ini menceritakan tentang perasaan seseorang yang dihampiri firasat akan kematiannya sendiri.
Lirik yang gelap, distorsi kotor dari gitar meraung, dentuman bertubi dari drum jadi suguhan penggambaran perihal kematian yang menghampiri. Video musik mereka juga dikonsep sedemikian rupa demi menguatkan suasana yang kelam, seakan-akan sedang menggambarkan malaikat maut dalam wujud ‘firasat’ sedang berada di sekitarmu, mengintai, dan tanpa peringatan mencabut nyawa yang diincarnya.
Pada lagu “Seruak” milik Bloodline Noise, juga ada peran seorang Raden dari Dialog Senja yang menyumbang kepiawaiannya dalam menyusun bait demi baik lirik dalam lagu tersebut. Berkat tangan dingin dari Efil Nauval secara visual, pesan di dalam single “Seruak” mampu direpresentasikan dengan apik melalui video musiknya.
Penggarapan lagu “Seruak” menjadi penegas, baik oleh personil dan orang-orang yang ikut ambil bagian di dalamnya untuk total berkarya di jalur musik independen dan memperkaya musik Indonesia.
Comments (1)