“Dear Pops” : Bentuk Kecintaan Barry Likumahuwa Kepada Mendiang Sang Ayah
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Barry Likumahuwa
Barry merilis dua karya sekaligus dengan tajuk “Dear Pops”, untuk mengenang sang ayah, Benny Likumahuwa yang meninggal dunia pada 9 Juni 2020 lalu. Dua lagu tersebut adalah “Ode To Benny Liku” dan “Infra Polusi”
Barry Likumahuwa dan musik menjadi satu paket yang kiranya tidak terpisahkan. Berkarir sekian lama di dunia musik, agaknya menjadi berbanding lurus dengan ‘tuntutan’ untuk terus berkarya. Beberapa single dan album, serta kolaborasinya dengan banyak musisi seakan menegaskan jika Barry masih belum menunjukan tanda-tanda kelelahan di dunia musik. Satu hal yang kemudian kembali dia buktikan lewat single berjudul “So In Love”. Lagu ini bisa dibilang personal, mengingat menurut pengakuannya lagu ini diciptakan oleh Barry saat memasuki masa-masa menjadi seorang ayah. Selain itu, lagu ini juga merupakan persembahan special untuk putranya yang bernama Jeremiah Likumahuwa.
Meneruskan perjalanan bermusiknya, Barry kembali melahirkan lagu personal untuk orang terkasih. Jika pada single sebelumnya dia mendedikasikan lagunya untuk sang anak, maka kali ini Barry hadir mendedikasikan lagunya untuk mendiang sang ayah, Benny Likumahuwa. Tidak tanggung-tanggung, sebagai bentuk kecintaannya pada sang ayah, Barry merilis dua karya sekaligus dengan tajuk “Dear Pops”, untuk mengenang sang ayah, Benny Likumahuwa yang meninggal dunia pada 9 Juni 2020 lalu. Barry merilis “Ode To Benny Liku”, sebuah lagu yang Barry ciptakan khusus untuk ayahnya, dan “Infra Polusi” yang merupakan aransemen ulang dari karya Benny Likumahuwa, yang dirilis bersama The Rollies pada tahun 1976.
Kedua lagu ini direkam secara live tanpa overdub pada Mei 2021 di Reverend & Co. Studio, Jakarta Barat, bersama musisi-musisi/rekan bermain Barry yang masing-masing pernah mendapat pendidikan, baik formal maupun informal dari sang ayah, Benny Likumahuwa. Dimas Pradipta pada drums, Bass G pada tenor saxophone, Doni Joesran pada electric piano, Georgie Tanasale pada perkusi, dan Ami Purba pada trumpet.
Ditambahkan pula oleh Barry jika lagu “Ode to Benny Liku” dan “Infra Polusi” mengandung unsur Tifa yang merupakan alat musik tradisional Maluku, yang dimainkan oleh percussionist Georgie Tanasale. Barry banyak menggali sisi akar kebudayaan Maluku melalui karya-karya yang dirilisnya belakangan ini seperti “Trust & Faith” dan “Nona Manis”, terutama semenjak kepergian sang Ayah yang selama ini memberikan Barry pemahaman tentang kebudayaan Maluku. Hal tersebut membuat Barry merasa perlu meneruskan legacy akan kecintaan terhadap budaya Indonesia Timur dari sang Ayah.
Kedua lagu ini nantinya akan masuk dalam sebuah album kompilasi karya-karya Barry yang akan dirilis dalam bentuk vinyl /piringan hitam. Mixing dan mastering dikerjakan oleh Dimas Pradipta, dan diproduseri oleh BeatLuz. Music Artwork oleh Alexander Averil.
Comments (0)