Diabolical, Black Metal yang Eksploratif dan Menantang dari Timur Jawa
Di sebelah Timur Jawa, terdapat beberapa komunitas yang mewadahi para penggiat dan penyuka musik bawah tanah. Salah satunya adalah Gresik Metal, tempat beberapa band beraliran death metal, black metal, punk, dan aliran keras lainnya berkumpul dan berbagi ide. Darisinilah, Diabolical muncul. Band yang dibentuk sejak tahun 2005 ini menjadi salah satu amunisi dari Gresik yang menyajikan kombinasi musik, berfokus pada black metal dan dipadupadankan dengan aliran lainnya.
Unholy Abomination adalah karya terbaru dari Diabolical. Album ini merupakan split bersama Deathroned dan dirilis dalam bentuk kaset dan CD. Sebelumnya, Unholy Abomination dirilis oleh Subnoise Production, yang lalu dieksekusi kembali oleh Hell Is Other Records. “Hail Belial” adalah salah satu materi dalam Unholy Abomination. Berangkat dari tema utama yang memang diangkat oleh Diabolical, mereka mengangkat suasana dan lirik yang berkutat di rasa kebencian, penghujatan, kehancuran, dan teror.
Secara general, memang black metal yang paling kuat terdengar dalam “Hail Belial”, tapi secara sekilas akan ditemui permainan musik dengan beat cepat ala punk, dengan teriakan yang tidak berupa growl, intensitas yang menggempur selama hampir empat menit, disisipi permainan melodi gitar di hampir penghujung lagu. Memang, mereka membuat black metal Diabolical tidak seperti black metal pada umumnya. Lebih eksploratif, dan menantang.
Diabolical hari ini diperkuat oleh Weaponized (Vokal), Warplague (Bass), Darryl (Gitar), dan Chamelord (Drum). Band ini sempat mengalami beberapa kali perombakan formasi, hingga akhirnya Diabolical kembali ke formasi awal yang seluruhnya adalah personil asli.
Comments (0)