Hasrat MF Hakim dalam Single

Hasrat MF Hakim dalam Single "The Idealist Dreamer"

Foto dan artwork didapatkan siaran pers. Kredit tidak disertakan.

"The Idealist Dreamer" adalah tentang perjalanan: membangun reputasi musik kampus, hiatus jadi musisi dan pindah haluan ke dunia korporasi hingga terwujud sebuah single. Interpretasi liriknya merangkum kebebasan, ketenangan dan kepuasan.

Pasca memilih rehat sejenak dari hingar bingar geliat musik kampus lantaran banting setir mendalami dunia korporasi, MF Hakim yang selama hampir 15 tahun membangun eksistensi juga reputasi cukup mentereng dari ranah perskenaan musik kampus wilayah Jabodetabek bersama Karolina, Dolphin Division, The Bobrocks, dan Witch Motor Inn, pada kesempatan ini mengeluarkan sebuah single berjudul "The Idealist Dreamer". Sebagian besar proses rekamannya dilakukan pada saat MF Hakim berada di belakang meja belajarnya. "The Idealist Dreamer" dirilis via label mandiri, Lisan Records.

Terinspirasi dari musik bercorak bedroom pop x simpsonwave dan beberapa daftar putar pada aplikasi Spotify yang ia dengarkan secara acak, single ini cukup berbeda. Baik dari segi komposisi dan materi musik, materi baru ini menawarkan sesuatu yang baru jika dibandingkan dengan karya yang sudah pernah ia buat sebelum memutuskan bersolo karir dan menunjukkan sisi lain dari dirinya.

Kali ini, Hakim lebih menunjukkan sisi romantisnya, dibalut ayunan synthesizer yang menghantui sepanjang lagu. Dominan bernuansa chill, ambient, dan tak ketinggalan lo fi, single "The Idealist Dreamer" dibuat dalam waktu singkat dan sengaja diciptakan untuk memenuhi hasratnya yang haus untuk mendengarkan (dan menciptakan) musik. Pendengar akan dibuai dengan karakter vokal yang terkesan berbisik, seakan-akan membawa pendengar untuk ikut serta mengarungi perjalanan bersama dengan rantaian lamunan di dalamnya bersama MF Hakim tentu saja sebagai nakhodanya.

“Gue kalau udah suka sama satu lagu atau genre tertentu, gue puter itu aja diulang-ulang sampai berminggu-minggu, dari situ biasanya suka nyari lagu lain di Spotify atau YouTube, tapi kadang suka ngga dapet nuansa yang sama, akhirnya gue buat lagi semampunya buat  gue dengerin sendiri,” ungkapnya dalam siaran pers.

Single "The Idealist Dreamer" menyuguhkan kebebasan dalam menginterpretasi  lirik bagi para pendengar yang sudah bosan dicekoki makna dan mimpi satu arah. "The Idealist Dreamer" adalah sebuah ruang diskusi kebebasan, ketenangan dan kepuasan.

BACA JUGA - “Canggih”, Sebuah Interpretasi Petra Sihombing Akan Teknologi

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner