“Kelédar” : Ketakutan dan Teka Teki Band Teori
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Teori
Lewat sebuah lagu berjudul “Kelédar”, Teori bercerita tentang rangkuman sebuah ketakutan terhadap teka-teki dan semua yang tidak pasti
Sebuah lagu bisa berkisah tentang apa saja, dari mulai yang banal, dangkal, hingga dalam. Ada juga yang menginterpretasikan rasa ke dalam sebuah bait lirik, yang kemudian dikuatkan secara nuansa oleh olahan musiknya. Rasa bahagia hingga ketakutan bisa menjadi inspirasi dalam pembuatan lagu. Menggaris bawahi perasaan takut yang seringkali dirasakan oleh manusia, hal tersebut rupanya memantik nyala kreasi Isandi Nugraha, salah satu personil grup musik bernama Teori.
Lewat sebuah lagu berjudul “Kelédar”, Isandi dan bandnya kemudian bercerita tentang rangkuman sebuah ketakutan terhadap teka-teki dan semua yang tidak pasti. Seperti halnya kematian bahkan kehidupan itu sendiri. “Akhir bisa tiba kapan saja, untuk apapun juga siapapun. Daripada melulu menerka kapan yang mungkin tidak ada habisnya, mengkonversi takut jadi siaga sepertinya lebih menenangkan jiwa”, ujar mereka dalam siaran persnya.
Lagu dengan isian lirik penuh perenungan tersebut kemudian dikuatkan pula oleh komposisi musik yang ditulis oleh Rio Murti, serta tentunya aransemen oleh semua personil Teori. Tidak sampai disana, lirik dan musik yang dibuat ciamik tersebut kemudian makin dilengkapi pula oleh ilustrasi yang menggandeng nama Gege Saga, yang masih dan selalu dibalik kemudi ilustrasi.
Sebagai tambahan, lagu “Kelédar” menjadi single kedua dan semakin memperpanjang agenda presentasi karya dari Teori, menuju album mereka pada bulan Januari tahun 2022 mendatang. Namun sebelum itu, simak terlebih dahulu single “Kelédar” melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)