Lewat ‘Heterochromia’, Morisade Tawarkan Aneka Rasa Sakit

Lewat ‘Heterochromia’, Morisade Tawarkan Aneka Rasa Sakit

Foto didapatkan dari siaran pers. Kredit tidak disertakan.

Band asal Kota Malang yang mengaku mengusung genre altenative pop bernama Morisade telah meluncurkan album pertama bertajuk Heterochromia. Dalam rilisnya, mereka menjelaskan bahwa nama Heterochromia merupakan kelainan yang menyebabkan perbedaan warna kornea mata kanan dan kiri, namun justru menjadikan pengidapnya nampak unik dan indah. Hal itulah yang ingin ditampilkan oleh Morisade dalam musiknya; musik yang meramu berbagai karakter yang diramu menjadi kesatuan yang menarik bagi pendengarnya.

Ada sebelas lagu yang terhimpun dalam album tersebut yang bercerita mengenai rasa frustrasi diri dalam menghadapi kehidupan. Setiap lagu diilustrasikan oleh organ tubuh yang merupakan representasi dari kesakitan itu. Di lagu akhir sekaligus penutup diberi judul "Healed" yang seolah bercerita tentang kekuatan yang muncul kembali pasca diterpa oleh berbagai persoalan.

Morisade telah merilis tiga single berjudul "Watching You Go", "Dalam", dan "Bungkam" sebagai perkenalan identitas musik Morisade kepada khalayak umum. Musik dengan proporsi jazz, blues, dan rock sengaja dipadukan dalam album Heterochromia. Album Heterochromia sudah tersedia di beberapa kanal pemutar lagu digital, sementara album fisiknya sudah dapat dibeli secara online dengan menghubungi pihak Morisade melalui media sosial.

BACA JUGA - "Bungkam", Jawaban Telak Morisade Untuk Ocehan yang Mengganggu

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner