Lewat Single Baru “Menangislah”, Basboi Ajak Rayakan Kepedihan sebagai Bagian dari Hidup

Lewat Single Baru “Menangislah”, Basboi Ajak Rayakan Kepedihan sebagai Bagian dari Hidup

Sumber foto : Diambil dari siaran pers Basboi

Salah satu perspektif tentang “Menangislah” yang ingin Basboi bagikan, bahwa menangis sebagai luapan emosi kepedihan adalah wajar terjadi pada tiap insan manusia

Seiring dengan dinamika musik yang terus bergulir, musisi-musisi tanah air tanpa rasa ragu menerobos ruang kreasi mereka untuk menghadirkan karya-karya baru, sekaligus fresh. Meski telah melampaui berbagai eksplorasi, gaya serta ciri khas yang telah merekat semestinya akan selalu menjadi menu andalan yang mereka sodorkan.

Terdengar berbeda dengan rilisan-rilisan sebelumnya, Basboi kali ini menghadirkan single baru berjudul “Menangislah” yang ia akui sebagai lagu yang memperdengarkan sisi rapuh seorang Basboi sekaligus bukti bagaimana dirinya benar-benar merayakan tiap emosi yang dialami dalam menjalani hidup sebagai manusia dewasa.

Diakui oleh nya, pemantik utama lagu ini datang dari hubungan Basboi dengan sang kekasih. Dia melihat bahwa kepedihan seringkali dianggap sebagai sesuatu yang harus ditutupi alih-alih dipeluk dan dirayakan. Tuntutan kehidupan membuat kita harus buru-buru menafikan rasa sedih, luka, dan segala yang menguras jiwa. Meski demikian, Basboi pun pada akhirnya menarik pemaknaan secara lebih luas tak terbatas pada perkara romansa sejoli.

“Lagu ‘Menangislah’ ini sebuah ajakan, sebuah seruan kepada si pasangan. ‘Gue tahu kok happy lo ini nggak se-happy itu. Gue tahu periang lo ini nggak se-periang itu. Gue bisa rasakan di balik itu semua banyak kesedihan dan banyak masalah-masalah kehidupan yang selama ini lo tahan. Tidak lo luapin secara emosional karena lo harus tetap function. Karena tuntutan-tuntutan A-B-C-D-E, lo jadinya gak punya luxury of time, luxury of trust to actually pour the emotion,’” jelas Basboi.

“Lagu ini lebih general pemaknaannya, karena sebenarnya rasa yang gue sampaikan tadi walaupun itu untuk pasangan, tapi relevan bukan hanya dalam konteks romansa. Lebih kepada to my loved one gitu, untuk yang tersayang. Gue yakin yang tersayang itu tidak terbatas hanya kepada pasangan.” tambahnya.

Salah satu perspektif tentang “Menangislah” yang ingin Basboi bagikan, bahwa menangis sebagai luapan emosi kepedihan adalah wajar terjadi pada tiap insan manusia, lepas dari latar belakang gender, profesi, usia, dan hal-hal lain yang mengikat. Hal itu tergambar dalam video musik “Menangislah” yang menceritakan hubungan ayah dan putranya. Seringkali pria dewasa merasa menangis adalah tabu karena konstruksi maskulinitas dan patriarki secara sosial cenderung melihat laki-laki sebagai sosok yang jauh dari kerapuhan.

“Kenapa juga gue dalam video musik menggambarkan se-gangster itu, pesan yang ingin gue sampaikan terutama buat pria dan stereotipe hip-hop itu, lebih mudah rasanya untuk lo menodongkan senjata, terlihat garang, daripada lo beneran duduk sama perasaan lo sendiri. Mengapa jujur dengan perasaan sendiri itu sangat menakutkan buat para pria pada umumnya?.” tukas Basboi.

Lebih dari itu, lagu ini diciptakan berlandaskan eksplorasi musikal yang begitu luas, mengingat Basboi telah berucap “Hip-hop adalah seluas-luasnya musik,”. Bersama Panji Wisnu alias Mildwave sebagai produser, single “Menangislah” yang bernuansa musik pop ballad ini diwarnai gaya vokal berkualitas prima namun tetap menonjolkan karakteristik Basboi sebagai musisi hip-hop. Lagu ini masih memperdengarkan permainan rima dan silabel Basboi yang cair dengan multilingual Inggris-Melayu-Bahasa Indonesia.

“Kalau secara musik, mungkin kalau tanpa lirik lagu ini akan terasa seperti pop-ballad secara umum. Tapi, kekuatannya ada di storytelling gue dan manner gue dalam menulis. Dengan bahasa-bahasa serampangan gue dan code switching gue. Itu yang gue rasa selama ini menjadi salah satu karakter kuatnya Basboi. Code switching yang rasanya susah direplikasi. Code switching yang terinspirasi Melayu secara pronunciation maupun secara gramatikal,” imbuh Basboi.

Single “Menangislah” akan menjadi bagian dalam rangkaian materi album baru Basboi berjudul, 80.1 FM, yang akan keluar awal tahun depan. Basboi menyampaikan, judul album itu merujuk pada modulasi frekuensi siaran stasiun radio yang secara semiotik menggambarkan perjalanan kesenimanan Basboi. Sebagaimana diketahui, Basboi juga berprofesi sebagai penyiar radio. Radio juga dimaknai sebagai wadah dari beragam jenis musik, seperti album Basboi mendatang.

“80,1 FM itu kumpulan 12 lagu berisikan pandangan dan perasaan gue terhadap kehidupan dewasa. Nantinya, di album ini akan ada single gue dengan musik hardcore, punk, akan ada boom bap, ada trap pastinya, akan ada pluggnb. Jadi dengan kebelangan musik ini semuanya akan terasa make sense karena ini radio.”

Keberagaman musik Basboi hari ini adalah wujud dari pemaknaan pada hip-hop yang tak terbatas, sebagaimana apa yang ia amini. Basboi mengungkapkan gagasan pikiran dari karya-karyanya yang eklektik dan distingtif adalah wujud hidup dan menghidupi hip-hop sebagai keniscayaan.

“Karena gue adalah orang yang mempercayai bahwa hip-hop itu tidak punya format ajek suara maupun visual. Mungkin ada yang populer dan menjadi stereotipe, tapi pada dasarnya hip-hop itu semuanya daur. Semuanya could be on anything. Hip-hop itu letaknya ada pada konteks, tidak pada konten,” tutup Basboi.

Sejak 29 November 2024 single “Menangislah” telah dirilis melalui berbagai layanan DSPs. Pada hari yang sama video musik “Menangislah” garapan Sutradara Rifqi Fadhlurrahman, juga mulai tayang di kanal YouTube Basboi. Silahkan simak single bari Basboi, “Menangislah” melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - “HEY”: Sajian Rock n Roll dari Ijay Irawan dan Firman Ink

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner