Lomba Sihir Sajikan Tiga Versi Berbeda Lagu "Mungkin Takut Perubahan"
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Lomba Sihir
EP 'Mungkin Takut Perubahan' (berisi lagu "Mungkin Takut Perubahan" dalam tiga versi, ditambah satu lagu "Mungkin Takut Rebahan-red) merupakan perwujudan sepenanggungan. Representasi karya musik pada sebuah situasi dimana mencari ketenangan dalam ketidakpastian
Babak demi babak dilalui dan tahun 2021 menjadi tahun yang sangat produktif bagi Lomba Sihir. Walaupun rasa-rasanya sama dengan umat lain di muka bumi, dihampiri masa-masa sulit selama pandemi dan terjejali ketidakpastian. Setelah merilis album perdananya, Selamat Datang di Ujung Dunia pada bulan Maret lalu, band yang beranggotakan Baskara Putra alias Hindia (vokal), Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (gitar, vokal), Wisnu Ikhsantama W. (bas, vokal), Tristan Juliano (kibor, vokal) dan Enrico Octaviano (drum) ini merilis single kelima mereka “Mungkin Takut Perubahan” pada hari Jumat, 8 Oktober 2021.
“Di lagu ini kami membayangkan tentang sebuah fase di mana kami pengen kabur dari Jakarta. Kita tahu bahwa kota ini kadang enggak manusiawi untuk orang-orang yang tinggal di dalamnya tapi tetap bertahan karena mungkin takut akan perubahan-perubahan yang terjadi nanti.” terang Rayhan Noor tentang makna lagu tersebut dalam isi siaran pers yang diterima.
“Sebagai 6 orang anak muda yang lahir dan tumbuh besar di Jabodetabek, lagu ini merupakan lagu yang spesial bagi kami, karena pesannya juga menggelitik kami pribadi yang seakan menantang untuk lebih berani keluar dari zona nyaman hanya karena sudah khatam dengan seluk beluknya kota.” tambah Natasha Udu.
Setelah meluncurkan beberapa representasi karya visual dari “Hati dan Paru-Paru,” “Apa Ada Asmara”, “Nirrrlaba”, dan “Semua Orang Pernah Sakit Hati”, Lomba Sihir mengemas single kelimanya dalam format mini album, dimana mereka membawakan 4 versi yang berbeda dari lagu “Mungkin Takut Perubahan”; dari versi original, akustik, karaoke hingga lo-fi.
“Lagu Mungkin Takut Perubahan memang dibuat untuk didengarkan secara tenang saat sedang berada dalam perjalanan, semacam lagu road trip kali ya, jadi tanpa menghilangkan esensi ‘tenang’ melalui EP ini kami berharap bisa memberikan sensasi yang berbeda sekaligus opsi untuk para pendengar dalam menikmati lagu Mungkin Takut Perubahan.” terang Natasha Udu
Lagu “Mungkin Takut Perubahan” adalah seruan kepada para pendengarnya untuk merefleksikan diri dan melihat seberapa jauh sudah melangkah. Berhasilkah bertahan dalam situasi seperti sekarang, yang jauh dari kata ‘pasti’. Kehidupan serasa dikeroyok serangkaian anomali. Dengan EP Mungkin Takut Perubahan, anggap saja memberi jeda, bahwa keindahan akan datang setelahnya.
“dua tahun belakangan ini bukan zona nyaman yang biasa kita rasakan, dinamis banget, kehidupan seperti diputar 180 derajat, mungkin rasanya janggal dan absurd menjalani perubahan-perubagab ini, but that’s ok, because look how far we’ve come!” tutup Natasha Udu.
Semua lagu ditulis dan dibawakan oleh Lomba Sihir dan direkam di SOUNDPOLE. Semua part drum direkam di Soundverve oleh Wisnu Ikhsantama Wicaksana dan Rama Harto Wiguna. Rayhan Noor Bertugas dalam meramu lagu, kecuali "Mungkin Takut Rebahan" oleh Wisnu Ikhsantama Wicaksana dan "Mungkin Takut Perubahan" (Acoustic version.) oleh Rayhan Noor dan Wisnu Ikhsantama Wicaksana. Semua lagu difinalisasi oleh Wisnu Ikhsantama Wicaksana, dan satu lagu oleh Marcel James. Memakan waktu sebulan dalam pengerjaan versi turunannya, mini album Mungkin Takut Perubahan sudah dapat didengarkan di semua layanan musik digital disertai video lirik yang sudah dapat disaksikan melalui kanal youtube Lomba Sihir.
Comments (0)