Pendiri Band Legendaris Rotor, Irfan Sembiring Meninggal Dunia
Vokalis, gitaris sekaligus pendiri band thrash metal legendaris Indonesia, Irfan Sembiring menghembuskan nafas terakhirnya (16/2). Sampai berita ini disiarkan, belum diketahui penyebab pasti dari kepergian almarhum yang sangat mendadak.
Ranah musik ekstrem Indonesia kembali berkabung. Irfan Sembiring, vokalis sekaligus gitaris yang juga pendiri dari band thrash metal Rotor meninggal dunia pada hari Selasa (16/2). Hingga kabar ini disiarkan, belum diketahui penyebab pasti dari meninggalnya Irfan Sembiring, mengingat tidak ada penyakit yang diketahui. Tentu, kepergiannya yang sangat mendadak mengejutkan banyak pihak, terutama di dunia musik cadas tanah air yang banyak berhutang pada almarhum.
Nama Irfan Sembiring dikenal sejak dirinya aktif bersama band Sucker Head di tahun 1989-1991. Merasa butuh bermain musik dengan konsep yang lebih ekstrem, ia mendirikan Rotor, sebuah nama yang dipilih karena dirasa cocok dengan musik yang dimainkannya: cepat seperti baling-baling pesawat. Bersama Rotor, Irfan Sembiring menghabiskan tujuh tahun yang banyak mempengaruhi wajah musik cadas Indonesia, terutama ketika mereka didapuk menjadi band pembuka konser Metallica di Lebak Bulus, Jakarta pada 1993. Juga, ia berkontribusi besar melahirkan seri kompilasi fenomenal Metalik Klinik lewat RotorCorp.
Di akhir masa hidupnya, Irfan Sembiring terlihat tekun dan fokus memperdalam ilmu agama. Meski demikian, ia tidak serta merta meninggalkan dunia musik yang turut besar bersamanya. Baru-baru ini, debut album Rotor berjudul Behind the 8th Ball dirilis ulang dalam format piringan hitam. Kabarnya, ia juga tengah mengerjakan beberapa pengarsipan seputar dunia musik metal di Indonesia.
Segenap tim DjarumCoklatDotCom (DCDC) turut berbelasungkawa atas meninggalnya Irfan Sembiring. Jasa dan karyanya akan selalu menjadi topangan fondasi yang kokoh untuk menjadi pijakan dalam perjalanan panjang musik bawah tanah Indonesia.
Comments (0)