Perdana Dari Fuso, Sebuah Representasi Jiwa dan Pikiran Manusia

Perdana Dari Fuso, Sebuah Representasi Jiwa dan Pikiran Manusia

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Fuso

Lagu “Suar” dari fuso mengetengahkan konsep yang bercerita tentang kebaikan dan keburukan yang selaras beriringan. Representasi dari sesuatu hal di dalam jiwa dan pikiran namun tanpa kontrol kuat dari manusia tersebut

Perilisan single menjadi pertaruhan tersendiri bagi sebuah band. Pasalnya sebuah single menjadi gerbang menuju ‘menu utama’ dari musik yang ingin disampaikan sebuah band. Terlebih jika hal ini ada dalam konteks debut single. Pertaruhan itu semakin nyata, karena jika pada debutnya berhasil, maka peluang untuk muncul ke permukaan dan digemari cukup terbuka lebar. Mencoba peruntungan, Quintet rock asal tangerang, fuso kemudian menandai kemunculannya lewat sebuah single berjudul “Suar!”.

Dilansir dari Galung Isya Nukasvianta sebagai penulis lirik, lagu yang didaulat menjadi debut single ini konon mengetengahkan konsep yang bercerita tentang kebaikan dan keburukan yang selaras beriringan. Sederhananya, menurut mereka “Suar” adalah representasi dari sesuatu hal di dalam jiwa dan pikiran namun tanpa kontrol kuat dari manusia tersebut.

Ada pikiran-pikiran liar yang terus dibiarkan tumbuh dengan output yang terlalu barbar, sebaliknya ada juga yang meredamnya dengan sangat hati-hati namun justru malah berbalik destruktif kepada diri sendiri. Suar seharusnya menjadi pertanda untuk diri, bahwa segala sesuatunya bisa dikontrol dengan kesadaran yang seringnya justru kita lupa.

Single "Suar!" sendiri dipilih sebagai pengenalan debut EP berisikan empat lagu yang juga direncanakan rilis tahun ini. Meski tidak mewakili dinamika musik fuso secara keseluruhan, namun single ini cukup menggambarkan karakter sound fuso pada EP tersebut. Simak lagunya melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Tertahan Setengah Dekade Lebih, Seaside Akhirnya Rilis “Shadows”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner