Sajikan Kisah Orang Tua dan Anak, Tama Yuri Lepaskan Single "Duri"
Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers Tama Yuri
Ditulis secara mandiri di dalam kamar, Duri menjadi catatan reflektif tentang perjuangan emosional seorang anak dalam meredakan amarah dan mencari pengampunan
Tama Yuri membuka lembaran baru dalam perjalanan musiknya lewat single debut berjudul Duri. Sebuah lagu yang lahir dari kedalaman emosi dan pengalaman pribadi, "Duri" menampilkan sisi paling jujur dari seorang anak yang mencoba memahami dan memaafkan orangtuanya yang pernah pergi meninggalkan luka.
Dalam lagu ini, Tama menggunakan metafora bunga berduri untuk menggambarkan rasa sayang yang indah namun tak lepas dari resiko menyakiti. Ia menyuarakan keresahan universal: kebutuhan akan kasih sayang yang seringkali dibayangi oleh ketakutan akan kehilangan. “Tak seorang pun ingin hidup tanpa disayang, tetapi takut jika pemberi sayang menghilang,” ungkap Tama melalui narasi liriknya.
Ditulis secara mandiri di dalam kamar, Duri menjadi catatan reflektif tentang perjuangan emosional seorang anak dalam meredakan amarah dan mencari pengampunan. Tama mengisahkan betapa dalamnya luka karena kehilangan dan ketidakpedulian, menyuarakan pertanyaan getir yang tak terucap: “Lahirkan ku waktu itu, harapanmu apa?”
Namun, seiring waktu, lagu ini juga menjadi cerminan proses penyembuhan. Tama menunjukkan bagaimana dirinya perlahan-lahan belajar menerima dan berdamai dengan masa lalu, meski jawabannya tak pernah datang. Prosesnya tak mudah—menusuk dan menyakitkan layaknya duri yang tak terlihat.
Salah satu momen paling mengharukan dalam lagu ini adalah ketika Tama mengenang suara gumaman ibunya semasa kecil. “Waktu Ibuku bernyanyi sambil bergumam untuk membuatku tertidur, aku merasa paling rileks dan tenang. Aku rindu waktu-waktu itu,” ujarnya. Nostalgia itu pun dituangkan dalam bentuk gumaman halus di bagian tertentu lagu, menghadirkan nuansa intim dan penuh kenangan.
Duri bukan hanya tentang luka, tapi juga tentang keberanian untuk mengingat, merelakan, dan melangkah. Lagu ini juga menjadi pembuka dari album perdana Tama Yuri yang akan segera dirilis, menandai fase penting dalam perjalanan kariernya yang kini dikelilingi oleh orang-orang yang mendukung dan memahami visinya.
Dengan "Duri", Tama Yuri menghadirkan musik yang tak hanya terdengar, tapi juga terasa. Sebuah karya yang menyentuh, jujur, dan relevan bagi siapa saja yang pernah merasakan kehilangan dan berusaha menemukan kedamaian dalam kepingan masa lalu.
Comments (0)