'Self-Acceptance’ Mewakilkan Kesadaran New Wave Hardcore Ala PUNITIVE

'Self-Acceptance’ Mewakilkan Kesadaran New Wave Hardcore Ala PUNITIVE

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers PUNITIVE

Penilaian realistis dan perasaan puas dengan diri sendiri, terlepas dari perilaku dan pilihan masa lalu menjadi trigger bagi PUNITIVE melahirkan album bertajuk ‘Self-Acceptance’, sebagai representasi dari salah satu jalan untuk kita berdamai dengan diri kita sendiri

PUNITIVE, kuintet yang terbentuk di kota Bandung pada tahun 2020 ini mengusung genre musik new wave hardcore. Mereka sebelumnya telah merilis tiga single ke permukaan, antara lain “White Lies” (Ft. Yas Budaya), “Time Seeker” dan “De:serve”. Kali ini mereka merilis debut mini albumnya yang berjudul Self-Acceptance.

Dirilis tanggal 23 Januari 2022, mini album Self-Acceptance berisikan lima lagu didalamnya. Mereka menyebutkan bahwa kelima lagu tersebut mewakilkan kesadaran akan kekuatan dan kelemahan seseorang. Penilaian realistis dan perasaan puas dengan diri sendiri, terlepas dari perilaku dan pilihan-pilihan pada masa lalu. Self-Acceptance dipilih menjadi tajuk sebagai representasi dari salah satu jalan untuk kita berdamai dengan diri kita sendiri.

Faiq Nurfratama (vokal), Reza Septian (gitar), Oki Nugraha (gitar), Anggara Pandu (bass), Oktav Mutter (drum) yang menggawangi PUNITIVE mempercayakan semua penulisan lagu pada Reza Septian. Sedangkan lirik diserahkan seluruhnya pada Faiq.

“Bagi saya pribadi, Self-Acceptance merupakan monumen penerimaan atas kesalahan yang lalu sebelum dapat melangkah menuju babak yang baru”, ujar sang vokalis, Faiq.

Sepanjang tahun 2021 mereka menggarap seluruh proses album Self-Acceptance ini di Rebuilt Studio, Bandung oleh Reza Septian sebagai penulis lagu. Sedangkan untuk artwork dan layout album, mereka mempercayakannya kepada Fair Nurfratama. Dibawah label 40124 Records mini album Self-Acceptance telah tersedia dalam format CD dan juga dapat didengarkan secara digital melalui Bandcamp Punitive. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Heartcore. (@punitive.hc)

BACA JUGA - Lewat ‘To The Same End’ Noose Bound Lahirkan Album Hardcore Paling Kelam

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner