Tak Patah Arang, Fritz Faraday Hidupkan Kembali Bless the Knights Lewat

Tak Patah Arang, Fritz Faraday Hidupkan Kembali Bless the Knights Lewat "Mjölnir"

Foto dan artwork didapatkan dari siaran pers. Kredit tidak disertakan.

Fritz Faraday ingin kembali mengembalikan Bless the Knights ke tangannya. Setelah melewati berbagai dinamika, ia tak putus asa untuk menghidupkan kembali unit progressive metal / djentnya dengan merilis single bertajuk "Mjölnir".

Ternyata, kondisi pandemi seperti saat ini tidak selalu jadi penghalang untuk seorang musisi atau sebuah band dalam melakukan aktivitas di bidang musik. Malah, ada yang menganggap bahwa ini adalah momen tepat untuk kembali produktif. Seperti halnya Bless the Knights, unit progressive metal/djent asal Tangerang. Menilik masa pandemi dari sudut pandang positif, mereka justru memutuskan untuk kembali bangkit saat ini, setelah sebelumnya didera berbagai dinamika, termasuk beberapa kali pergantian formasi.

Menandai kebangkitan kembali Bless the Knights, sebuah karya bertajuk "Mjölnir" dilepas pada 17 Juli 2021. Karya berupa single ini dirilis dalam format digital dan bisa dinikmati di berbagai kanal musik streaming, dan akan tersedia pula dalam format guitar playthrough yang dipublikasikan pada pertengahan Agustus 2021. Dalam penggarapan karya ini, Bless the Knights hanya dihuni oleh Fritz Faraday dan Robby Pratama.

Bagi penggemar Marvel Universe, kata "Mjölnir" pasti akan familiar di telinganya, mengingat itu adalah sebutan untuk senjata palu yang dimiliki oleh salah satu karakter pahlawan super yaitu Thor. Senjata ini bisa kembali ke tangannya setelah dilemparkan ke musuh. Kaitannya dengan karya Bless the Knights dipaparkan oleh sang gitaris sekaligus otak utama dari terciptanya Bless the Knights, Fritz Faraday. "Gue ingin menunjukkan 'palu' gue yang lama hilang balik kembali. Itu basic (pemikiran) yang mendorong gue untuk bikin karya ini. Gue harus mempertahankan ciri dari Bless the Knights, yaitu agresif, teknikal, tapi catchy di reff-nya."

"Mjölnir" adalah sebuah karya instrumental. Menurut Fritz, ini adalah pencapaian terbaiknya sejauh ini. Baik komposisi maupun produksi digarap dalam waktu yang cukup lama demi mendapatkan detail suara yang ia inginkan. Ia merasa bersyukur dipertemukan dengan Ricky Aprianto (Rostels Records) yang bisa memoles sound "Mjölnir" menjadi lebih heavy sekaligus sinematik, sesuai harapan Fritz.

BACA JUGA - Sebagai Kado Ulang Tahunnya, Bless The Knights Menggelar Sebuah Perhelatan

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner