Tampil Lebih Garang, Manusia Aksara Lepas Single Kedua, “Serigala”
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Manusia Aksara
Manusia Aksara mengaku jika lagu “Serigala” dibuat sebagai bentuk perlawanan untuk diri sendiri agar tidak melembek pada keadaan dan tetap berjalan kedepan
Dinamika bongkar pasang personil di sebuah band nampaknya menjadi satu hal yang lumrah terjadi. Namun tidak semuanya yang mengalami itu bisa bangkit dan tetap menyalakan api kreasi bermusiknya. Salah satu yang berhasil ‘menjaga apinya’ tetap hangat adalah Manusia Aksara. Hal ini terbukti kala mereka melahirkan lagu berjudul “Eramasa”, yang diakui mereka sebagai single pertama yang mereka lepas setelah berhasil bertahan dari dinamika bongkar pasang personil.
Tidak berhenti sampai sana, Manusia Aksara kemudian hadir kembali lewat single keduanya yang berjudul “Serigala”. Seperti judulnya yang erat kaitannya dengan sesuatu yang garang, kali ini Manusia aksara tampil lebih nge-rock dibanding single terdahulunya, yang bisa dibilang kental dengan unsur brit-pop dalam olahan musiknya.
Menjadi menarik kala racikan rock yang cukup kentara di single “Serigala” ini diproduseri oleh Marcell Siahaan, seorang solois pria kenamaan dan drummer dari beberapa band rock, salah satunya Konspirasi. Lagu yang dibuat oleh sang vokalis, Hafizh Weda ini kemudian menemukan ruh nya kala tangan dingin Marcell mampu memberi chemistry yang sejalan dengan persona yang ingin dihadirkan dalam lagu ini.
“Kita memang buat Serigala lebih rock nuansanya dibanding Eramasa. Makannya Mas Marcell waktu itu tertarik duluan sama lagu ini”, jelas Hafizh Weda. Band yang digawangi oleh Hafizh Weda pada vokal, Jowel Tirta pada bass, Fathur Husain pada drum, Ali Ashgor & Hendrie pada gitar, dan Ananda Keys pada kibor ini mengaku jika lagu “Serigala” dibuat sebagai bentuk perlawanan untuk diri sendiri agar tidak melembek pada keadaan dan tetap berjalan kedepan. “Tak hiraukan semua opini publik yang sesat, Kami pasukan serigala bukan pendosa”, ujar mereka dalam lagunya.
Comments (0)