Terjun dan Arungi “Misteri”, Rachun Lepaskan MV Terbaru
Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers Rachun
Selama satu tahun sejak perilisan album, “Misteri” hanya bisa didengarkan secara eksklusif
“Life is not a problem to be solved, but a reality to be experienced,” tulis Søren Kierkegaard, seorang pemikir asal Denmark pada awal abad ke-19. Kutipan tersebut sama sekali tidak bermaksud untuk mengabaikan pentingnya sains dan data, tetapi untuk menggarisbawahi bahwa ada sekumpulan hal dalam hidup yang jauh dari kepastian. Hidup ini misteri, rangkaian pertanyaan yang harus dijalani, meskipun tidak semua berbuah jawaban.
Kehidupan sebagai misteri inilah yang coba saya tuangkan dalam lagu “Misteri”, bonus track dalam album Rachun, Sesuai Resep Doktrin (2023). Selama satu tahun sejak perilisan album, “Misteri” hanya bisa didengarkan secara eksklusif. Pendengar yang membeli cenderamata Sesuai Resep Doktrin akan mendapatkan link untuk mengakses lagu ini. “Misteri” akhirnya dirilis untuk umum pada 12 Mei 2024, sebagai penanda satu tahun lahirnya album Sesuai Resep Doktrin melalui video klip yang diarahkan oleh Fyza Gon.
Sebelum perilisan Sesuai Resep Doktrin, Rachun pernah memperdengarkan seluruh track di album ini pada beberapa orang. Salah satu dari mereka merasa terganggu sebab, kurang-lebih, “Misteri” terlalu kental dengan nuansa pop 2000-an.
“Ya, musiknya emang digarap ala pop-rock mainstream awal 2000-an karena pada dasarnya Rachun tumbuh ketika warna musik serupa berkumandang di tiap sudut Indonesia. Waktu itu, musik-musik rilisan major label dianggap sebagai musik yang nggak keren, sementara rilisan dari label-label independen jadi tolok ukur musik keren. Sikap-sikap itu pun tersampaikan dalam lirik-lirik lagu seperti ‘Cinta Melulu’ oleh Efek Rumah Kaca yang mempertanyakan selera penikmat musik di Indonesia dan ‘Brani Braninya’ oleh Superglad yang menyuarakan kejenuhan terhadap eksploitasi musik oleh cukong-cukong di Indonesia,” kata Firas.
“Padahal, sepemahaman gue, sejatinya seni adalah ekspresi yang bebas. Seharusnya nggak ada musik yang jelek, yang ada cuma pendengar yang gagal memahami ekspresi si pencipta lagu. Toh, di masa itu, gue, Yudhis, dan Ode cukup menikmati musik-musik mainstream yang beredar. Makanya, bagi Rachun nggak ada yang salah dengan bikin lagu bernuansa seperti musik mainstream masa itu.” Pungkas Firas.
Music Video “Misteri” sudah dapat dinikmati melalui kanal Youtube Rachun, atau dapat diputar melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)