The Fox and The Thieves Soroti Keberagaman di Debut Album 'Hyperdiversity'
Album perdana dari The Fox and The Thieves resmi dirilis. Memilih tanggal 6 Maret 2020, album bertajuk Hyperdiversity dilepas melalui kanal musik streaming. Di dalamnya, terdapat 12 lagu yang penggarapannya dilaksanakan di Red Musik Studio, Setiabudi, Bandung. Proses rekaman, mixing dan mastering dilaksanakan sejak Mei 2017 hingga Mei 2019 dengan bantuan Hadian, Indra Severus dan Adis sebagai engineer.

Tema yang diangkat dalam debut milik The Fox and The Thieves adalah keberagaman. Untuk itu, di tiap lagunya setiap individu di dalam band diberi keleluasaan untuk bermusik dan bereksplorasi. Hasilnya bisa dirasakan di tiap materi, di mana ada perbedaan karakter yang sangat berbeda tetapi menjadi satu dalam sebuah karya musik. Dipaparkan dalam siaran pers, keberagaman menjadi elemen penting dalam Hyperdiversity, tidak hanya dalam proses berkarya.
"Hyperdiversity merupakan karya yang dihasilkan oleh frekuensi yang berbeda-beda, mencari kesatuan tanpa harus dipaksakan, mencari keindahan di keberagaman. Membuktikan bahwa perbedaan dapat disanjung dan menghasilkan sebuah karya besar hingga dapat disampaikan melalui musik."
Dari 12 lagu, tiga di antaranya: "Manipulators March", "Precious" dan "Vertical Locomotive" sudah dirilis sebelumnya, tepatnya pada 20 Januari 2020. Ketiganya jadi cerminan album Hyperdiversity.
Comments (0)