WARS Cirebon Berhasil Menciptakan Sejarah di SNOTR!
Warga Cirebon ikut aksi sosial SNOTR sambil selfie bareng idolanya
Rabu sore (22/6), Jalan Cipto Mangunkusumo ditutup sebagian untuk dijadiin venue SNOTR. Seperti biasa, para talent, WARS, dan komunitas Coklat Kita mengawali rangkaian acara hari ini dengan ngelakuin social investment. Anak-anak Rosemary, Man Jasad, Zastrow, Ipang, Iksan Skuter, dan lain-lain, keliatan udah siap banget buat memulai aksinya dengan menenteng sapu lidi, pengki, dan trash bag masing-masing. Berbekal semangat ‘45, mereka semua jalan bareng-bareng menyusuri Jalan Cipto Mangunkusumo yang cukup panjang dan luas itu.


Kegiatan sapu-sapu jalan bareng para artist ini sontak menarik perhatian warga sekitar. Sambil ikutan mungutin sampah, mereka juga nyuri-nyuri waktu buat selfie sama para idolanya. Yah, nggak heran sih. Kapan lagi coba ngeliat Ipang, Man Jasad, Indra Gatot dkk nyapuin jalan raya depan mata? Aksi sosial ini emang jadi momen langka yang patut diabadikan.
Biarpun menyenangkan, kegiatan bebersih sama-sama ini nggak berlangsung begitu lama. Masalahnya, Kota Cirebon emang udah bersih dari sananya. Kesadaran warga Cirebon dalam menjaga lingkungannya ini lumayan bikin gank SNOTR bingung campur salut, “Mana lagi yang perlu dibersihin kalo semuanya udah bersih coba? Cirebon keren gini!” kata Soni Bebek, MC SNOTR hari itu.

Para talent battle main VR di SNOTR Cirebon
Pas di kiri belakang main stage SNOTR, ada booth games yang namanya Virtual Grind. Permainan macam apa kah ini? Virtual Grind adalah permainan meluncur menggunakan skateboard yang disimulasikan oleh komputer. Kalo ada yang ingin main skateboard tapi belom berani naikin papan aslinya, games ini patut banget dicoba buat latihan. Jadi, cukup dengan menggunakan sensor gerak dan kacamata oculus rift, orang-orang bisa nyobain sensasi main skateboard di jalan perkotaan yang banyak rintangannya, walaupun sebenernya mereka tuh nggak bergerak ke mana-mana. Permainan ini bener-bener bisa melambungkan imajinasi manusia. Nggak jarang, orang yang nyobain Virtual Grind main sambil teriak-teriak, loncat-loncat heboh, terus hilang keseimbangan, sampe akhirnya jatuh kejungkir, kayak yang lagi main skateboard beneran aja! Haha..


Nggak cuma menarik perhatian pengunjung, Virtual Grind juga digandrungi para talent SNOTR loh. Sehabis melakukan aksi sosial hari itu, Denny Hsu, DJ E-one, Abah Andris, Indra Gatot, Gebeg, Ipang, juga Soni Bebek ditantang adu skill dan gede-gedean skor dalam permainan unik ini. Persis kayak anak kecil yang dikasih mainan baru, para talent itu kelihatan antusias banget buat nyicipin pengalaman bermain dengan realitas maya yang baru mereka temuin di SNOTR. Yang paling kocak, waktu Gebeg dapet giliran. Baru juga main beberapa detik, drummer kondang ini langsung jatoh dan nyerah, “Udah, udah.. Pusing, asli!” kata Gebeg. Talent-talent lain yang nontonin aksinya otomatis pada ketawa. Skor yang didapet Gebeg cuma 2. Kebalik sama Gebeg, Ipang yang awalnya takut-takut nyobain Virtual Grind justru bisa cukup lama bertahan di atas papan skate virtualnya. Skor yang didapet Ipang nyampe 50. Wih! Angka ini bikin Ipang dinobatkan sebagai pemenang kompetisi Virtual Grind antar talent SNOTR di Cirebon.

Kolaborasi Iksan Skuter dan Bane Rosemary, bikin merinding!
Di tengah-tengah obrolan 4 Presiden yang lagi ngebahas lagu kebangsaan negaranya masing-masing, Iksan Skuter tampil membawakan single andalannya, ‘Shankara’. Nggak sendirian, Iksan malam itu berkolaborasi dengan Jaka—yang ia daulat sebagai gitaris merangkap ‘road manager outsourcing’—dan juga Bane, pemain terompetnya Rosemary. Lagu ‘Shankara’ yang bercerita tentang keindahan alam Indonesia itu biasanya hanya diiringi petikan-petikan syahdu dari gitar. Tapi, dengan sentuhan alunan terompet dari Bane, entah kenapa lagu itu jadi semakin terasa kuat sampe bikin merinding orang-orang yang ngedengernya. Gak cuma mereka bertiga yang melantunkan ‘Shankara’, Pidi Baiq, Budi Dalton, Zastrow, dan Man Jasad yang emang masih ada di atas panggung juga kebawa ikut menyanyikan lagu itu dengan khidmat.

Panggung terakhir Ipang di SNOTR, bikin baper!
Begitu Ipang muncul di panggung, penonton langsung jejeritan. “Mas, ‘Ada yang Hilang’ dong, Mas!” “Mas Ipang, ‘Tentang Cinta’ juga!” Sahut-sahutan, mereka ngerequest lagu favoritnya masing-masing. Ipang and Friends jadi makin semangat ngeliat sambutan penonton Cirebon yang luar biasa ini. “Oke, satu-satu ya. Tapi nyanyi bareng semuanya!” kata Ipang nggak kalah antusias. Penampilan musisi bersuara khas ini dibuka dengan lagu ‘Sekali Lagi’. Penonton menyambutnya dengan sorak sorai dan gemuruh tepuk tangan, seakan lagu ini mengobati kerinduan mereka yang udah lama nggak nonton penampilan idolanya ini secara live. Cirebon emang dikenal sebagai salah satu home base fansnya Ipang. Gak aneh kalau orang-orang di Jalan Cipto Mangunkusumo malam itu kompak sing along, full dari awal sampe akhir pertunjukan. Malahan, ada penonton cowok yang sampe nangis pas ‘Ada yang Hilang’ dibawain. Aih.. Ipang and Friends emang jago bikin baper ya!

WARS Cirebon luar biasa asyik dan kooperatif
Sebagai band dengan fans fanatik yang tergabung dalam We are Skatepunkers (WARS), bisa dibilang aksi Rosemary selalu menjadi ‘the most wanted show’ di SNOTR 2016. Bahkan, ada beberapa member WARS yang sengaja ngikutin SNOTR dari titik pertama sampe titik ke delapan ini dengan touring pake sepeda motor. Gokil parah! Dari Jawa Barat sampe Jawa Tengah, semua mereka jabanin demi nonton Rosemary, band kesayangan mereka. Dedikasi WARS ini emang luar biasa. Di mana pun Rosemary manggung, venue SNOTR nggak pernah nggak rame. Ibarat bensin yang kena api, para WARS otomatis bernyanyi, moshing, pogo, hingga crowd surfing waktu mendengar hentakan drum Denny Shu juga teriakan-teriakan Ink Mary yang membara. Nggak terkecuali di Cirebon. Kalau dilihat dari padatnya venue, Cirebon ini bisa keitung sebagai kota dengan pengunjung dan WARS terbanyak selama SNOTR. Temen-temen yang jualan di Food Truck sampe harus rela tutup warung dulu selama hiburan di main stage SNOTR berlangsung, demi ngasih space buat orang-orang yang mau nonton Rosemary.
Malam itu Indra Gatot membuka penampilan Rosemary dengan menyanyikan ‘War is Over’ sendirian. Lagu yang aslinya heavy itu dibuat lebih kalem dengan permainan gitar akustik dari Gatot. Ajaibnya, WARS yang tumpah ruah di Jalan Cipto Mangunkusumo juga ikutan kalem, mereka semua nyanyi bareng sambil duduk-duduk. Begitu pula waktu Ink Mary bergabung di panggung dan ngebawain ‘Super Girl’—lagu yang mereka dedikasikan khusus untuk kaum hawa. Para penonton ikutan nyanyi dengan penuh penghayatan, tapi mereka semua bisa tetap duduk tenang mengikuti instruksi dari Ink, “Teman-teman, ini bukan konser musik, tapi malam ini adalah tentang kebersamaan. Ayo kita nikmati dengan cara berbeda! Bisa semuanya tetap duduk dan nyanyi sama-sama?” tanya Ink yang dijawab WARS dengan super kompak, “Bisaaa!!” Sejarah benar-benar tercipta ketika ‘Punk Rock Show’, lagu yang selalu bikin WARS moshing, kali ini disimak tanpa ada satu WARS pun yang beranjak dari tempat duduknya! Gila, warga Cirebon emang outstanding!
Di tengah-tengah penampilannya, Ink ngundang Ipang ke panggung buat join di lagu ‘Punk Rock Show’. Habis itu, barengan sama Iksan Skuter juga, Rosemary ngebawain special anthemnya SNOTR, ‘Djangan Berisik’. Cirebon ini jadi titik terakhir SNOTR untuk Ipang dan Iksan, dan penampilan terakhir mereka di sini ditutup dengan sangat mengesankan, melihat betapa kooperatif dan bersemangatnya pengunjung SNOTR hari itu. Sesudah Ipang dan Iksan turun panggung, Rosemary melanjutkan aksinya dengan membawakan persembahan terakhir mereka, ‘Brother Sister’. Ink mengajak WARS nyanyi sambil berangkulan karena mereka semua adalah saudara. Kebersamaan WARS Cirebon ini emang luar biasa keren. Mereka saling berangkulan, saling menjaga satu sama lain, tertib, duduk tenang, dan sing along dari awal sampai akhir Rosemary manggung. Cirebon membuktikan kalau pertunjukan musik yang seru itu bisa dinikmati dengan asyik walaupun nggak sambil jingkrak-jingkrakan. Pengalaman di SNOTR kali ini berkesan banget, nggak cuma buat WARS, tapi juga buat Rosemary, all talent, dan all crew yang bertugas hari itu. Terima kasih banyak, Cirebon! You guys rule!! ***
Comments (0)