Revolt of Sand bersama Tuantigabelas Lemparkan Bom Molotov berjudul “Silat Lidah”

Revolt of Sand bersama Tuantigabelas Lemparkan Bom Molotov berjudul “Silat Lidah”

Sumber foto : Diambil dari siaran Pers Revolt of Sand

Tentu saja, dengan nyali setinggi Gedung Istana, Revolt of Sand dan Tuantigabelas membedah siklus janji lima tahun sekali, pengalihan isu, hingga tameng ‘Abdi Negara’

Serupa gemuruh di atas langit bulan Desember dan sambaran petirnya, suara keadilan yang tak pernah bungkam dilantangkan kawan-kawan musisi senantiasa mengingatkan siapa pun yang hidup sebagai Warga Negara. Satu lagu baru dari Revolt of Sand bersama Tuantigabelas yang berjudul “Silat Lidah”, mestinya akan menjadi uluran tangan suara perlawanan.

“Silat Lidah” yang dihujani distorsi meledak-ledak akan menggetarkan jiwa siapapun untuk kembali sadar ke tengah barisan perjuangan. Llirik tajam yang ditulis oleh Raggil Suliza, Gol'Conda, dan Tuantigabelas, bukanlah omong kosong belaka ataupun kritik sesaat. Lagu ini mengupas fakta kelam yang terlalu lama untuk diabaikan.

Karya buah dari kolaborasi ini, tak hanya lahir dari sebuah keresahan dan berujung menjadi ekspresi. “Silat Lidah” adalah manifesto, lagu ini menelanjangi ironi sebuah sistem yang penuh dosa lama tak termaafkan. Sistem yang dipalsukan, yang tak berorientasi pada kepentingan publik, sistem yang disesatkan oleh kaum-kaum tamak.

Tentu saja, dengan nyali setinggi Gedung Istana, Revolt of Sand dan Tuantigabelas membedah siklus janji lima tahun sekali, pengalihan isu, hingga tameng ‘Abdi Negara’ yang melindungi perilaku tak bertanggung jawab. Di tengah rima, “You reap what you sow" menjadi mantra lantang yang terus diulang, membangun intensitas yang menggema di tiap nada.

Aransemen musik yang disusun diatas keresahan dan amarah, dikreasikan dengan cara yang epik. Pola ketukan kick-snare dan pecahan cymbal yang diprovokasi sound gitar gahar, jadi simbol api perjuangan yang nyaris padam namun tetap terjaga. Ritme yang perlahan meninggi, ibarat gerakkan massa yang disulut api kesadaran untuk menolak tunduk dan bungkam.

Sebagai bagian dari langkah perlawanan, “Silat Lidah” membawa pesan penting untuk suara rakyat yang telah lama terpinggirkan. Melalui lagu ini Revolt of Sand dan Tuantigabelas menegaskan, bahwa lingkaran hitam korupsi, nepotisme, dan kolusi harus musnah dan hancur di tangan solidaritas seluruh rakyat demi tegaknya keadilan.

Ditengah situasi politik yang hanyalah lelucon dan kepercayaan yang mulai memudar di mata masyarakat. “Silat Lidah” hadir menjadi bom molotov dari suara generasi yang menolak untuk menyerah. Revolt of Sand dan Tuantigabelas bertutur, bahwa keadilan layak diperjuangkan meski terasa seperti perjudian besar.

Single terbaru “Silat Lidah” dari Revolt of Sand dan Tuantigabelas telah diorbitkan sejak 13 Desember 2024, melalui berbagai layanan digital streaming platforms musik pada umumnya, seperti Spotify ataupun Apple Music. Silahkan simak dan tonton video musik “Silat Lidah” di bawah ini.

BACA JUGA - Lewat Single Baru “Menangislah”, Basboi Ajak Rayakan Kepedihan sebagai Bagian dari Hidup

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner