10 Video Musik Pilihan DCDC 2024
DCDC memilih 10 video musik pilihan, tak lain bertujuan untuk memelihara geliat arus dalam berkarya teman-teman musisi agar semakin berani dalam menunjukan karyanya
DCDC memilih 10 video musik pilihan, tak lain bertujuan untuk memelihara geliat arus dalam berkarya teman-teman musisi agar semakin berani dalam menunjukan karyanya
Banyak yang menggambarkan lagu ini sebagai sesuatu yang “hangat, nyaman, tapi juga dingin pada saat yang bersamaan,”
DCDC ingin berbagi kepada khalayak penggemar musik atas sederet rilisan yang telah terpantau oleh radar meja redaksi selama tahun 2024
Seperti tahun-tahun sebelumnya, di penghujung tahun ini DCDC akan mengkurasi ratusan lagu itu yang kemudian akan dirangkum dalam 10 Lagu Pilihan DCDC 2024. Lagu apa saja yang masuk dalam pilihan DCDC? Simak jawabannya di bawah ini!
Sama seperti sebelumnya, setiap akhir tahun DCDC akan kembali mengkurasi nama-nama yang masuk dalam rubrik Rocka Rockie. Dari belasan nama, DCDC akan memilih 5 musisi/band anyar yang secara kualitas memang patut diangkat lebih luas. Penasaran ada siapa aja yang terpilih? Simak Rocka Rockie Pilihan 2024 berikut!
“Lagu ini mengangkat ironi antara harapan besar terhadap masa depan dan realitas generasi muda yang terjebak dalam kebingungan moral serta tekanan sosial.”
Secara musikal, “Bermuara” dikemas dengan balutan pop bernuansa retro yang diolah kekinian. Duo produser Ancal dan Elang memainkan sentuhan era 80-an melalui karakter synthesizer yang khas, dipadu dengan sound design gitar rock berlapis efek chorus dan reverb, menciptakan atmosfer yang nostalgik namun segar
Lewat pendekatan musikal yang tak biasa, Albert In Space meramu bunyi dari berbagai penjuru dunia. Irama Romani, Polka, Surf, hingga Dangdut Indonesia dijalin menjadi satu, menciptakan atmosfer ilusi yang menggoda namun menyesakkan
Judul Preserved Feelings sendiri menyiratkan semangat mereka untuk menjaga perasaan yang telah lama tumbuh dari dalam—perasaan mencintai musik, komunitas, dan proses kreatif itu sendiri
Perlu diakui bahwa ranah musik Indie-Pop kini tengah digandrungi, dan lusinan nama baru muncul membawakan warna musik ini. Namun dari banyaknya nama itu, Pleaserrr muncul dengan keotentikan yang unik
Dengan balutan sound indie-pop modern yang dreamy dan manis, Be The One menyuarakan kegundahan seorang perempuan terhadap komitmen pasangannya
DAY mengusung genre “Pop Bercerita”, dengan materi yang banyak terinspirasi dari pengalaman pribadi maupun curhat orang-orang terdekat
Mengusung tema nasionalisme dan sportivitas, "Sang Juara" hadir sebagai anthem penyemangat yang kental akan nuansa perjuangan
Secara tematik, “Kelam” merefleksikan pergulatan antara keinginan untuk menyembuhkan luka masa lalu dan harapan akan kehidupan yang lebih baik di masa depan
Dalam Rasa Yava, Raymondus membiarkan gitarnya berbicara. Tak ada lirik, hanya deretan nada yang mengalir lewat karakter sound yang ia racik dengan teliti
Dengan “Metrik Ruang Waktu”, Anxieparty tidak hanya menyajikan lagu emosional, tapi juga melanjutkan cerita yang telah mereka bangun sejak rilisan sebelumnya
Secara musikal, TNC tak berhenti pada pakem surf rock yang selama ini menjadi ciri khasnya. Dalam single ini, mereka memperkaya warna musiknya dengan unsur fuzz yang padat dan nuansa melodi timur tengah (Arabian), menciptakan sebuah atmosfer yang tidak biasa namun tetap catchy
“Lagu ‘Tempat Ini’ menceritakan tentang bagaimanapun tahun ini berjalan untuk kita, semua akan terasa baik baik saja asalkan kita punya tempat nyaman untuk berpulang, apa pun bentuknya,”
Di awal yang baru ini GERV berharap tidak hanya akan terus berkembang dalam bermusik, namun GERV juga berharap agar bisa berbagi kebaikan
Tentu saja, dengan nyali setinggi Gedung Istana, Revolt of Sand dan Tuantigabelas membedah siklus janji lima tahun sekali, pengalihan isu, hingga tameng ‘Abdi Negara’