Arash Buana Lepas Album Kedua "life update", Cerita Lelah, Cinta, dan Proses Penerimaan Diri
Setelah sebelumnya merilis tiga single bertajuk “I Really Do Love Her <3”, “Friends”, dan “Take Me Home”, musisi muda Arash Buana akhirnya merilis album penuh keduanya yang diberi nama life update. Album ini memuat 11 lagu yang menggambarkan fase baru dalam hidup Arash, dengan single “Hey, I’m Tired” dipilih sebagai trek fokus utamanya.
Lagu “Hey, I’m Tired” sendiri jadi salah satu pengalaman produksi yang berkesan untuk Arash. Meski sempat terhenti selama empat bulan, proses itu justru membuatnya lebih yakin bahwa ini adalah momen tepat untuk merilis lagu yang ternyata punya kisah menarik di baliknya.
“Lagu ini sebenarnya tentang cewek gue. Tapi lucunya, gue nulis lagu ini bahkan sebelum kita jadian. Jadi waktu itu fiktif, eh malah kejadian di dunia nyata. Sekarang kita pacaran dan yang gue tulis di lagu itu bener-bener kejadian,” ujar Arash.
Berbeda dengan debut albumnya, Arash kini lebih santai dan reflektif dalam menyusun life update. Ia tidak terlalu memusingkan urutan lagu atau konsep besar yang kompleks. Baginya, album ini adalah proses mengenal diri sendiri, tanpa beban dan tekanan.
“Album ini gue anggap sebagai cara buat tahu gue siapa. Jadi pemilihan track list-nya lebih ke versi manusiawinya gue aja,” katanya.
Secara musik, Arash memilih pendekatan low frequency yang sederhana namun intim. Eksplorasi musiknya di album ini terasa berbeda—lebih matang dan personal. Ia kini lebih menghargai hasil karyanya sendiri dan mulai merasakan keterikatan emosional yang kuat terhadap lagu-lagu yang diciptakannya.
Lirik-lirik di life update banyak menyentuh sisi psikologis, trauma masa lalu, dan perjalanan menerima diri. Semua ditulis dengan gaya yang ringan dan relatable, membuatnya mudah dipahami oleh pendengar dari berbagai usia, terutama mereka yang berada di fase transisi hidup seperti Arash.
“Selama ini gue ngerasa harus bikin sesuatu buat orang lain. Tapi kali ini, untuk pertama kalinya, gue nulis buat diri gue sendiri. Rasanya lega banget. Gue bangga bisa sampai di titik ini,” jelasnya.
Dalam penggarapannya, Arash menggandeng beberapa musisi seperti Farrel Cahyono, Petra Sihombing, Rendy Pandugo, hingga Will Mara. Farrel, yang ikut memproduksi enam lagu di album ini selama sekitar tujuh bulan, menyebut album life update sebagai langkah eksploratif besar bagi Arash.
“Menurut gue ini album breakthrough dari Arash. Nggak cuma buat dia, tapi juga buat gue sebagai produser. Arash tahu banget apa yang dia mau, jadi prosesnya pun terarah dan menyenangkan,” tutur Farrel.
life update bukan cuma album, tapi catatan perjalanan jiwa seorang Arash Buana yang tumbuh, lelah, mencinta, dan akhirnya berdamai. Sebuah karya yang tak hanya jadi refleksi sang musisi, tapi juga bisa menjadi cermin dan pelipur bagi para pendengarnya.
Comments (0)