Bahas Isu Quarter Life Crisis, Neoptera Lepaskan Single "Whisper"
Sejak kemunculannya pada tahun 2019, NEOPTERA—unit chaotic metal/punk/hardcore asal Batu—telah menjadi salah satu nama yang mencuat di skena musik keras Indonesia. Dengan pendekatan sonik yang intens dan tak terduga, mereka menyajikan musik yang terasa seperti benturan brutal antara metal, punk, dan hardcore dalam satu ruang sempit, mengguncang siapa pun yang berani mendengarnya.
Musik NEOPTERA bukan sekadar keras—ia padat, mentah, dan terisi oleh nuansa ketidakpastian. Mereka menyodorkan pengalaman mendengarkan yang memaksa pendengarnya larut dalam atmosfer penuh amarah, ketegangan, dan kekacauan yang dirancang secara presisi.
Setelah mulai merekam sejak 2021, NEOPTERA akhirnya merilis debut EP bertajuk “Ashes of Pile” melalui label independen Titikdua Records. EP ini berisi lima lagu yang menggambarkan narasi perjalanan batin manusia yang terperangkap dalam kehampaan, harapan semu, dan naluri primitif yang meronta. Salah satu lagu dalam EP ini, yang juga menjadi judulnya, menjadi semacam intisari dari konsep keseluruhan: manusia sebagai tumpukan abu dari harapan yang terbakar.
Sebelum EP ini dirilis, NEOPTERA lebih dulu memperkenalkan dua single: “Whisper” dan “Dive Into”, yang kini turut masuk dalam EP Ashes of Pile. Lagu “Whisper” mengangkat tema krisis identitas dalam masa quarter life crisis—di mana seseorang merasa dibungkam oleh bisikan halusinasi yang menjadikannya pecundang dalam realitasnya sendiri. Sementara itu, “Dive Into” menawarkan narasi introspektif tentang seseorang yang memilih diam dan tenang dalam hidupnya, namun menyimpan gejolak api yang membara dalam jiwa dan pikirannya.
NEOPTERA tak hanya sekadar band, mereka adalah distorsi yang datang seperti serangga pengacau: berdengung, berisik, datang ke pesta hanya untuk membuat kekacauan. Namun justru dari kegaduhan inilah lahir karya-karya yang mencerminkan kerapuhan manusia dan kerasnya kenyataan. Ashes of Pile menjadi bukti bahwa kekacauan bisa disusun menjadi narasi yang jujur dan memukul.
Di tengah gemuruh musik keras tanah air, NEOPTERA adalah alarm yang nyaring—keras, mengganggu, dan tidak bisa diabaikan.
Comments (0)