Band Satwa Menawarkan Media Relaksasi Lewat Lagu
Sumber foto : Press release SATWA
Lewat single berjudul “Setangkai”, band SATWA menawarkan media relaksasi, yang berisikan ajakan kepada seseorang yang baru saja ditinggalkan oleh orang terdekatnya agar tetap melangkah.
Kota Bandung menjadi salah satu destinasi wisata pilihan pada akhir pekan tiba. Selain banyaknya destinasi wisata pilihan, Bandung juga dicap sebagai kota yang kreatif terutama dalam segi bermusik. Berbagai macam genre musik pun terlahir di kota ini, dari genre pop hingga metal selalu menghiasi telinga para pendengarnya. Band-band baru bermunculan pada tiap tahunnya di kota Bandung.
Salah satunya yaitu SATWA, band yang beranggotakan Sandhika Aribowo (vokal), Kurniandi Ismail (bass), Diar Hadiar (guitar), Ari Aprilyana (guitar), Tantan (drum), dan Gani Nurdiyana (keyboard/synth) ini, baru saja lahir di kota Bandung, degan memilih folk sebagai identitas musik pilihan mereka. Dengan membawa single berjudul “Setangkai”, yang baru saja rampung pada bulan ini, mereka siap menggebrak dunia musik indie, khususnya di Bandung. Band yang mengidolakan Efek Rumah Kaca serta Dialog Dini Hari ini sedikit memberikan kesan mellow, namun mengedepankan komposisi dan aransemen yang mewah, serta mengadaptasi sentuhan layer synth ala Radiohead
Mereka menuturkan jika single “Setangkai” sendiri cocok digunakan sebagai media relaksasi, yang jika disimak secara isiannya bercerita tentang ajakan kepada seseorang yang baru saja ditinggalkan oleh orang terdekatnya, untuk tetap melangkah dan berbagi kesedihan dengan hal-hal yang positif. Rencananya single pertama dari SATWA tersebut akan diluncurkan dengan format video lirik di kanal youtube Satwamusic, dan melalui halaman soundcloud Satwa Music. Rencananya mereka juga akan menuntaskan pembuatan EP pada akhir tahun ini.
Comments (0)