Endah Widiastuti dan Ruth Priscilla Rilis Gerakan Solidaritas ‘Tangan Terima Kasih’
Gerakan solidaritas "Tangan Terima Kasih" adalah kolaborasi ide antara dua seniman: Endah Widiastuti sebagai musisi di grup duo Endah N Rhesa bersama Ruth Priscilla, seorang ibu rumah tangga yang berkarya lewat media musik dan handcraft. Semua dimulai dari kecintaannya terhadap handcraft, design dan mulai percaya diri memakai nama RudeRuth sejak 2012 di kota Surabaya. Bersama Endah, program ini berjalan sejak akhir tahun 2019 dan dirilis secara resmi pada 22 Januari 2021, dengan harapan bisa dapat memperluas keterlibatan lapisan masyarakat yang lain. Endah Widiastuti yang berprofesi sebagai musisi mengaku tertarik ikut serta karena gerakan ini dianggap mampu memberikan spirit baru di masa pandemi.

Spirit tersebut dituangkan dalam lingkaran solidaritas "Tangan Terima Kasih" yang memiliki makna sederhana: "jika kamu TERIMA, sebaiknya kamu juga KASIH". Untuk mengikuti gerakan solidaritas ini, ada beberapa hal yang bisa kalian pahami dan lakukan. Caranya yaitu dengan cara kirimkan pakaian kesayangan lama kamu yang masih layak pakai berserta surat dari tulisan tangan berisikan tentang apapun yang berkaitan dengan hidupmu. Tulisan tangan ini berfungsi sebagai expressive writing dan self healing. Lalu nantinya, Priscil akan merespon dengan karya sulaman berdasarkan kisahmu.
Menurut Priscil, "Menulis surat merupakan salah satu self-healing dan karena bagi saya crafting adalah tentang relationship, maka surat kalian adalah sumber inspirasi saya membuat karya personal bagi kalian. Gerakan ini juga berkontribusi untuk mengurangi limbah tekstil demi bumi serta mengangkat brand lokal buatan Indonesia juga menjadi pembelajaran pribadi bagi saya selama pandemi ini."
Kamu memberikan kompensasi senilai Rp150.000,- sampai Rp1.500.000,- dalam bentuk pembelanjaan produk lokal buatan Indonesia. Produk tersebut harus produk kamu sendiri atau membeli dari teman-teman UMKM lainnya yang harus dikirim sebelum proses pengerjaan karya.
“Gerakan solidaritas ‘Tangan Terima Kasih’ ini merupakan gerakan yang memberikan satu spirit baru di masa pandemi. Yang saya suka adalah bagaimana Priscil mengharuskan saya untuk menulis surat dengan tulisan tangan tentang bagaimana perasaan dan keadaan saya selama pandemi ini dan kemudian ia merespon surat yang saya buat dengan interpretasinya melalui sulamannya di rompi saya,” ungkap Endah.


Menurut Endah dia sangat suka dan tersentuh sekali dengan hasil interpretasinya Priscil di rompi kesayangannya. "Saya sangat senang, ini bukti nyata kita bisa mendukung satu dan yang lain dengan kreativitas dan dengan apa yang bisa kita lakukan untuk mendukung dan menginspirasi satu dan lainnya."
“Karya saya di pakaian kamu bersifat bebas, no request design, warna, dan lain-lain, dan bukan bertujuan memperbaiki pakaian rusak atau lubang dan lain-lain,” tutup Priscil. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa kunjungi gerakan Tangan Terima Kasih di Instagram @ruderuth_id.
Comments (0)