Gaet Tomo Widayat dan Rika Fadhila, Sabbra Cadabbra Rilis

Gaet Tomo Widayat dan Rika Fadhila, Sabbra Cadabbra Rilis "Abraham & Isaac"

Artwork didapatkan dari siaran pers.

Dua musisi lintas genre digandeng Sabbra Cadabbra untuk berkolaborasi dalam karya terbarunya yang berjudul "Abraham & Isaac". Karya ini mereka sebut sebagai sebuah angin segar di tengah ranah musik metal tanah air, khususnya kota Yogyakarta.

Empat tahun berselang dari dirilisnya debut album bertajuk Pandora, kini unit metal asal Yogyakarta bernama Sabbra Cadabbra hadir membawa rilisan terbaru. Band yang dibentuk pada Oktober 2013 ini merilis sebuah single yang diberi judul "Abraham & Isaac". Meski sempat terkendala dalam urusan teknis karena wabah Covid-19, single yang sudah direkam sejak awal tahun ini akhirnya berhasil rampung dan dipublikasikan sejak 13 Juli 2020, di bawah bendera Paradox Records.

Dalam "Abraham & Isaac", Sabbra Cadabbra menggandeng dua musisi ternama Yogyakarta. Musisi pertama yang digaet Sabbra Cadabbra adalah Tomo Widayat, seorang gitaris yang memiliki jam terbang tinggi di dunia musik tanah air, juga dikenal sebagai additional player dari band pop Sheila On 7. Kedua, mereka juga mengajak serta Rika Fadhila, seorang pemain saksofon handal. Keduanya menyumbang permainan instrumen solo untuk "Abraham & Isaac".

Keterlibatan Tomo dan Rika diawali dari keinginan Yudhistira Gangga untuk mengajak beberapa kolaborator di karya-karya terbaru Sabbra Cadabbra. Setelah mendapat persetujuan personil lain, mereka sepakat untuk memulainya dengan mengajak Tomo dan Rika. Alasannya adalah mereka merasa kedua orang ini sangat cocok dengan ide konsep dan kebutuhan dalam "Abraham & Isaac", sehingga keduanya mampu menyempurnakan lagu tersebut.

Dalam karya terbaru ini, Sabbra Cadabbra juga menyoroti perbedaan musikalitas dibandingkan karya-karya sebelumnya, baik dari segi sound, aransemen dan musisi tamu. "Kami ingin setiap album akan berbeda dari sebelumnya. Terbukti di lagu ini tingkat kesulitannya lebih gede dari album Pandora. Apalagi sejak Aan masuk, ide kami jadi makin liar," tutur Tephy dalam siaran pers. "Kami lebih dewasa dalam urusan sound, lirik dan aransemen, dan itu emang tujuan kami biar materi Sabbra ndak gitu-gitu aja," tutur Bobby menambahkan. Dalam segi lirik, mereka juga cenderung mengarah pada hal yang relijius. Menurut Aan, hal itu terjadi secara natural lewat pendewasaan yang mereka alami.

"Abraham & Isaac" direkam di Orange Bee Studio oleh Bayu Arsetha. Untuk pasca produksi dikerjakan secara mandiri di kamar kos milik Yudhis. Untuk artwork, mereka percayakan pada Anggito Rahman yang dikenal dengan band Sungai. Lagu ini dirilis secara digital dan bisa dinikmati di berbagai kanal musik streaming. Selain itu, mereka juga merilisnya dalam format video lirik yang bisa disimak lewat kanal YouTube Sabbra Pandora. Video lirik ini dikerjakan oleh Ian Anatha di Blekix Production.

BACA JUGA - Dari Album Mini '5', Jasad Rilis Video Lirik "Pancamakara"

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner