Ingin Mengulang kesuksesan, LemonTree Rilis Lagu “Ku Benci Kau dengan Cintaku”
Masih ingat lagu “Ku Benci Kau dengan Cintaku” yang sempat jadi hit besar di pertengahan 2000-an? Lagu penuh emosi ini pertama kali dikenal lewat ajang Cilapop, kompetisi cipta lagu populer berskala nasional yang disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta pada 2005–2006. Kini, lagu tersebut kembali hadir dalam versi baru yang lebih segar, dibawakan langsung oleh grup band LemonTree, dengan aransemen dan rasa yang berbeda dari versi aslinya.
Lagu ini diciptakan oleh Bobby Yochbahawie, yang saat itu juga menjadi juara pertama ajang Cilapop. Kini, Bobby tak hanya membawakan kembali lagu ciptaannya sendiri, tetapi juga tampil sebagai vokalis utama LemonTree, berduet musikal dengan gitaris Deny “Mende” Rumende, yang tak kalah ikonik karena juga merupakan juara kedua di ajang yang sama dengan lagu “Aku di Sampingmu”.
“Awalnya kami bertemu di Cilapop. Kami dikarantina bareng. Ketemu lagi pas pandemi, dan saat itu saya sedang cari vokalis untuk LemonTree. Ketemu Bobby lagi, dan akhirnya kami bentuk formasi baru ini,” kenang Mende.
LemonTree sendiri sempat merilis single berjudul “Hari Sedih Sedunia”, namun kali ini mereka memutuskan untuk bernostalgia dengan membawakan ulang “Ku Benci Kau dengan Cintaku” dalam format band penuh. Keputusan ini muncul dari kerinduan dan kedekatan emosional terhadap lagu yang dulunya begitu berarti bagi perjalanan musik mereka.
“Sebenarnya kita udah sempat bikin lagu-lagu lain, tapi lagu ini muncul lagi sebagai ide karena cukup populer dulu. Akhirnya kita coba bawa kembali dengan gaya dan aransemen yang lebih sesuai dengan warna LemonTree,” kata Bobby.
Versi terbaru “Ku Benci Kau dengan Cintaku” hadir dengan nuansa yang jauh lebih modern dan enerjik. Meski tetap menyimpan kesedihan dalam liriknya, lagu ini dikemas dengan beat yang lebih dinamis dan sound yang lebih kekinian, menghadirkan sisi powerful yang mampu mengangkat semangat sekaligus menyayat hati.
“Awalnya aransemen lagu ini sempat kita coba versi yang lebih slow atau dengan nuansa jazz. Tapi akhirnya kami memilih versi ini karena paling mewakili kekuatan emosional lagu aslinya, tapi juga bisa membaur dengan selera musik masa kini,” jelas Mende.
Menariknya, lagu ini tercipta dari pengalaman emosional yang dirasakan Bobby, meski bukan dari kisah pribadinya secara langsung. “Lagu ini terinspirasi dari cerita teman-teman gue. Waktu itu gue lagi di rumah, lagi banyak pikiran, dan akhirnya lagunya selesai dalam dua jam. Cepat banget karena memang emosinya lagi ‘dapet’,” kenang Bobby sambil tertawa.
Dengan sentuhan baru ini, LemonTree berharap bisa menjangkau dua generasi sekaligus—mereka yang dulu pernah jatuh cinta pada lagu ini, dan generasi baru yang bisa merasakan getaran emosinya lewat balutan musik yang lebih relevan dengan zaman sekarang.
“Kami ingin lagu ini bisa kembali diterima oleh semua kalangan. Buat yang dulu pernah dengar, semoga bisa nostalgia. Buat yang baru kenal, semoga bisa relate dan menikmati,” tutup Bobby.
“Ku Benci Kau dengan Cintaku” versi terbaru dari LemonTree kini sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital. Sebuah karya lintas waktu yang siap membangkitkan kembali kenangan lama dalam kemasan yang lebih segar dan energik.
Comments (0)